• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

19.973 Keluarga Sulut Punya Anak Menderita Stunting

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 25 Mei 2021 - 23:22
in Nusantara
indoposco

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara, Diano Tino Tandaju. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Sulawesi Utara (BKKBN Sulut) , Diano Tino Tandaju mengatakan 19.973 keluarga di provinsi berpenduduk lebih dari 2,6 juta jiwa itu memiliki anak stunting.

“Dari jumlah keluarga itu memiliki anak berusia di bawah dua tahun yang terpapar stunting,” ujar Diano seperti dikutip Antara, Selasa (25/5/2021).

BacaJuga:

Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik

Polisi Gugur saat Bertugas Pengamanan Lebaran di Yogyakarta

Khofifah: HUT ke-22 Tagana Memperteguh Komitmen Kemanusiaan Relawan

Belasan ribu keluarga yang memiliki anak ‘stunting’ itu menyebar di empat daerah yaitu Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan Kabupaten Minahasa Utara.

“Memang angka stunting yang ada di Indonesia, kita (Sulut) salah satu yang terendah, akan tetapi ini harus diintervensi untuk diturunkan,” sebutnya.

Upaya yang harus dilakukan untuk menurunkan angka ‘stunting’ ini adalah melalui komunikasi, informasi dan edukasi menumbuhkan kesadaran. “Kondisi stunting ini disebabkan dua hal yaitu gizi buruk dan ketidaktahuan,” ujarnya.

Gizi buruk menurut dia dapat diintervensi melalui pemberian makanan tambahan, sementara ketidaktahuan melalui sosialisasi atau penyebarluasan informasi secara merata ke masyarakat. “Ketidaktahuan kita berikan sosialisasi, ini yang terus kita lakukan agar informasi terkait pencegahan stunting tersampaikan ke masyarakat,” katanya.

Kondisi ‘stunting’ ada karena ketidaktahuan masyarakat memberi perhatian pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan, sehingga ketika terjadi kehamilan seorang ibu akan makan makanan dengan cakupan gizi yang memadai. (wib)

Tags: stuntingSulawesi Utara

Berita Terkait.

Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik
Nusantara

Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:51
Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan
Nusantara

Polisi Gugur saat Bertugas Pengamanan Lebaran di Yogyakarta

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:41
Khofifah
Nusantara

Khofifah: HUT ke-22 Tagana Memperteguh Komitmen Kemanusiaan Relawan

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:08
Aep-Syaepuloh
Nusantara

Bupati Karawang Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Maut Majalengka

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:16
Tim-SAR
Nusantara

Tim SAR Bagi Dua Grup Cari Pendaki Hilang di Gunung Dako Tolitoli

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:06
BKC
Nusantara

Simak Hasil Kinerja Pengawasan Bea Cukai Palembang Selama Januari-Februari 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:25

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Polri Naikkan Pangkat 47 Perwira, Ini Daftar Jenderal Baru

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.