• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Bima Arya Minta Bantuan, Tim Pusat Turun Selidiki Covid-19 di Bogor

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 23 Mei 2021 - 23:44
in Megapolitan
Perumahan Griya Melati Kota Bogor menjadi klaster penyebaran Covid-19 setelah libur Lebaran 2021. Foto: Antara/HO/Pemkot Bogor

Perumahan Griya Melati Kota Bogor menjadi klaster penyebaran Covid-19 setelah libur Lebaran 2021. Foto: Antara/HO/Pemkot Bogor

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penyebaran Covid-19 di Perumahan Griya Melati, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar) sudah berkembang sangat cepat. Karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah meminta bantuan kepada Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin untuk menyelidiki. Bahkan Tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah turun ke lapangan.

“Saya sudah menghubungi Menteri Kesehatan untuk memberikan perhatian pada lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor dengan membantu proses skuensing genom,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya di Kota Bogor, Minggu (23/5/2021).

BacaJuga:

Rumah Ditinggal Mudik, Polisi Patroli Permukiman di Jakarta Barat

Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Tarif Rp1

Duka H+1 Lebaran: 696 Warga Jaktim Masih Bertahan di Pengungsian

Menurut dia, melalui proses sekuensing genom untuk mendeteksi, apakah virus Corana yang menyebar di Kota Bogor adalah varian baru atau bukan. Menteri Kesehatan sudah mengirim tim ke Kota Bogor dan telah mengambil sampel dari kasus Covid-19 di Perumahan Griya Maleti. “Mudah-mudahan prosesnya bisa cepat, sehingga hasilnya bisa cepat diketahui,” tandasnya dilansir Antara.

Bima menjelaskan, kasus positif Covid-19 di klaster Perumahan Griya Melati pada Ahad hari ini ada 46 kasus, pada pada hari kedua lebaran, Jumat (14/5) baru ada satu kasus positif. “Pergerakan penyebaran Covid-19 di perumahan itu sangat cepat. Pergerakannya sangat mengkhawatirkan,” katanya.

Pada Minggu, dari 46 kasus positif Covid-19, sebanyak 34 kasus sudah dievakuasi ke Pusat Isolasi Covid-19 Kota Bogor di Ciawi Kabupaten Bogor, serta satu kasus positif Covid-19 dengan gejala klinis menengah karena komorbid sudah dievakuasi ke rumah sakit rujukan. “Langkah evakuasi ini dilakukan, untuk meredam dan meminimalisir penyebaran virus Corona di perumahan tersebut,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Kota Bogor juga masih terus dilakukan penelusuran kontrak erat dan telah mengkonfirmasi 75 orang warga kontak erat yang kemudian menjalani tes swab PCR. “Saat ini masih menunggu hasilnya,” tandas Bima.

Dia menyebutkan, warga perumahan tersebut meskipun hasil tes usap PCRnya negatif, tapi jika memiliki gejala klinis harus diperiksa sekuensing genomnya. “Jangan-jangan ada virus corona varian baru,” katanya.

Menurut Bima, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Perumahan Griya Melati ini tidak menyebar keluar, maka perumahan tersebut diisolasi dan aktivitas warganya di batasi. “Petugas jaga di posko harus memastikan, pengunjung dan tamu dibatasi secara ketat,” ujarnya. (aro)

Tags: Bima Aryabogorcovid-19

Berita Terkait.

Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Tarif Rp1
Megapolitan

Rumah Ditinggal Mudik, Polisi Patroli Permukiman di Jakarta Barat

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:21
Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Tarif Rp1
Megapolitan

Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Tarif Rp1

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:55
Duka H+1 Lebaran: 696 Warga Jaktim Masih Bertahan di Pengungsian
Megapolitan

Duka H+1 Lebaran: 696 Warga Jaktim Masih Bertahan di Pengungsian

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:03
Pengunjung Ancol Diprediksi Tembus 40 Ribu Orang pada H+1 Lebaran 2026
Megapolitan

Pengunjung Ancol Diprediksi Tembus 40 Ribu Orang pada H+1 Lebaran 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:02
Polisi Ringkus WNA Iran Pelaku Pembunuhan Mantan Istri di Cipayung
Megapolitan

Polisi Ringkus WNA Iran Pelaku Pembunuhan Mantan Istri di Cipayung

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:01
Penumpang-KA
Megapolitan

Arus Mudik: 41 Ribu Penumpang Berangkat Pagi Tadi, Total Tembus 579 Ribu

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:22

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.