• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Satgas Covid Sumbar Bantah Dua Daerahnya Masuk Zona Merah

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 21 Mei 2021 - 08:15
in Nusantara
Kodim 0309/Solok, Sumbar, adakan vaksinasi Covid-19 untuk pelayan publik. Foto: Antara

Kodim 0309/Solok, Sumbar, adakan vaksinasi Covid-19 untuk pelayan publik. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat (Sumbar) membantah dua daerah di provinsi itu masing-masing Solok dan Bukittinggi masuk zona merah dan menilai penetapan satgas pusat tidak berdasarkan data onset.

“Di Sumbar tidak ada zona merah. Pusat mungkin melihat data “publish” bukan data onset. Data publish menyesatkan,” kata Juru Bicara Covid-19 Sumbar, Jasman seperti dikutip Antara, Kamis (20/5/2021).

BacaJuga:

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Ia mengatakan berdasarkan data onset Kota Solok dan Bukittinggi saat ini berada pada zona orange. Kota Solok dengan skor 2,19 dan Bukittinggi dengan skor 2,13 sementara untuk dinyatakan sebagai zona merah skor data onset berkisar antara 0-1,80.

Jasman mengatakan Satgas Covid-19 Sumbar bersama Dinas Kesehatan setempat selalu mengevaluasi dan menghitung zonasi masing-masing daerah setiap hari Sabtu dan mengumumkannya setiap hari Minggu berdasarkan 15 indikator berbasis data onset. “Jadi saya heran juga ada yang menyatakan ada zona merah di Sumbar,” katanya.

Ia menyebut keteledoran data itu tentang kondisi Covid-19 di Sumbar oleh pusat itu sering sekali terjadi. “Harusnya para pihak yang menyatakan ada zona merah di Sumbar itu berkoordinasi dulu dengan yang punya data,” katanya.

Ia menegaskan data cuma satu yaitu dari Satgas Covid-19 Sumbar. Lain dari itu datanya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Berdasarkan data onset, di Sumbar saat ini dari 19 kabupaten dan kota terdapat 14 daerah zona orange dan lima zona kuning. Jumlah zona oranye malah sudah berkurang satu daerah dari penghitungan zonasi pekan lalu. Zona kuning Covid-19 itu masing-masing Kabupaten Pasaman, Mentawai, Dharmasraya, Solok Selatan dan Kota Pariaman. (wib)

Tags: covid-19Satgas Covid-19 SumbarZona Merah

Berita Terkait.

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 04:43
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:54
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Kamis, 26 Maret 2026 - 02:47
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Kapolda Kalteng Perpanjang Pos Pengamanan Arus Balik

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:38
Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Bentrok Warga di Adonara Ternyata Konflik Tanah Ulayat, Bukan Proyek Kopdes Merah Putih

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:41
Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik
Nusantara

Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:51

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    833 shares
    Share 333 Tweet 208
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.