• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Australia “Bujuk” Moderna Inc Bangun Fasilitas Manufaktur untuk Vaksin Covid-19

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 13 Mei 2021 - 14:43
in Internasional
Perdana Menteri Australia Scott Morrison menerima vaksinasi Covid-19 Foto: Antara/REUTERS

Perdana Menteri Australia Scott Morrison menerima vaksinasi Covid-19 Foto: Antara/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt menyatakan pemerintah Australia sedang “membujuk” Moderna Inc untuk mendirikan fasilitas manufaktur domestik untuk vaksin Covid-19, sehari setelah mendapatkan 25 juta dosis vaksin dari perusahaan tersebut.

Hunt menyatakan Pemerintah Australia telah berbicara mengenai pengembangan fasilitas untuk memproduksi vaksin menggunakan messenger ribonucleic acid (mRNA), sebuah teknologi molekuler tertentu. Dia mengatakan pemerintah “sudah aktif berdiskusi dengan Moderna sebagai calon yang mungkin”.

BacaJuga:

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI-Rusia Terungkap

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

Moderna pada Rabu (12/5/2021) mengatakan akan memasok 10 juta dosis vaksin untuk Australia. Vaksin tersebut dirancang untuk melindungi orang-orang dari jenis asli virus corona tahun ini, dan 15 juta dosis suntikan penguat varian yang diperbarui pada 2022.

Moderna, bersama dengan saingannya Pfizer Inc, menggunakan teknologi mRNA dalam vaksin Covid-19. Australia saat ini menyebarkan suntikan vaksin Pfizer dan AstraZeneca dalam upaya imunisasi, yang telah meleset dari target dosis awalnya. Demikian dilaporkan Antara, Kamis (13/5/2021).

Pihak berwenang telah membatasi penggunaan vaksin AstraZeneca, yang diproduksi secara lokal dan merupakan andalan penggerak inokulasi negara itu, pada orang-orang di bawah 50 tahun karena kasus penggumpalan darah yang jarang terjadi.

Beberapa negara mencoba untuk mendapatkan lebih banyak vaksin Covid-19 dari Pfizer dan Moderna karena sejauh ini tidak ada efek samping utama yang teridentifikasi di antara penerima vaksin.

“Manufaktur di dalam negeri akan memastikan pasokan jangka panjang yang aman dari vaksin berbasis mRNA Moderna melawan Covid-19, termasuk varian, dan potensi pandemi di masa depan,” kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison dalam sebuah pernyataan.

Australia bernasib jauh lebih baik daripada banyak negara maju lainnya dalam menjaga angka infeksi Covid-19 relatif rendah, dengan lebih dari 29.900 kasus dan 910 kematian.

Tetapi program inokulasinya telah menghadapi beberapa hambatan, dengan lebih dari 2,81 juta suntikan vaksin total telah diberikan hingga Selasa (11/5), jauh dari 4 juta dosis yang dijanjikan pada akhir Maret. (wib)

Tags: AustraliaModerna IncVaksin Covid-19

Berita Terkait.

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Internasional

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Selasa, 14 April 2026 - 22:45
rusia
Internasional

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI-Rusia Terungkap

Selasa, 14 April 2026 - 09:55
bowo
Internasional

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 07:07
wo
Internasional

Prabowo Ucapkan Selamat Paskah dan Hari Kosmonaut ke Putin, Tegaskan Persahabatan RI-Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 04:04
Trump
Internasional

Pasca-Kebuntuan di Islamabad, Ancaman Blokade Trump Picu Ketegangan Global

Senin, 13 April 2026 - 11:22
Paus Leo XIV Serukan Akhiri Serangan AS-Israel ke Iran: “Cukup Pamer Kekuatan, Saatnya Damai!”
Internasional

Paus Leo XIV Serukan Akhiri Serangan AS-Israel ke Iran: “Cukup Pamer Kekuatan, Saatnya Damai!”

Senin, 13 April 2026 - 03:14

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2511 shares
    Share 1004 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.