• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tinjau Panen di Malang, Presiden Buktikan Produksi Padi Memuaskan

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 29 April 2021 - 16:19
in Nasional
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri), saat mendampingi Presiden Joko Widodo dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani meninjau lokasi panen raya padi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (29/4/2021).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri), saat mendampingi Presiden Joko Widodo dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani meninjau lokasi panen raya padi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (29/4/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Joko Widodo bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani meninjau lokasi panen raya padi di Kabupaten Malang, Jawa Timur guna membuktikan langsung kondisi perberasan nasional hasil panen awal tahun 2021 ini.

Alhasil, produksi padi di lokasi panen memuaskan yakni mencapai 12 ton gabah kering panen perhektar sehingga ke depan dengan perhitungan stok dan kebutuhan yang matang secara nasional, dipastikan tidak ada impor beras.

BacaJuga:

Haji 2026 Aman, Dubes Arab Saudi untuk RI Tepis Kekhawatiran Krisis Timur Tengah

2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai

Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara

“Siang ini saya di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang untuk melihat panen, tanam dan penggilingan (Rice Milling Unit, red). Saya bersama dengan Ibu Puan Maharani, Ketua DPR RI dan para menteri, gubernur dan bupati untuk memastikan bahwa produksi padi yang ada betul-betul bisa memenuhi kebutuhan rakyat Indonesia,” ujar Presiden pada acara tersebut di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Kamis (29/4/2021).

Pada kegiatan ini, Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertania Syahrul Yasin Limpo, Direktru Utama Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa serta Bupati Malang.

Jokowi menegaskan upaya memastikan langsung produksi dan stok beras nasional saat ini sangat penting. Pasalnya, kebutuhan beras masyarakat merupakan agenda utama pemerintah yang harus dipenuhi dan menjadi dasar dalam mengambil kebijakan yang tepat yakni impor atau tidaknya.

“Sehingga, kalau itu betul-betul ada barangnya, ada padi yang dipanen dan muncul produksi menjadi beras sehingga mengenai jumlah betul-betul bisa dihitung. Oleh sebab itu kita tidak perlu yang namanya impor. Tapi itu hitungannya harus benar-benar pasti karena itu menyangkut masalah perut, masalah makan rakyat,” tuturnya.

Lebih lanjut Jokowi menyebutkan berdasarkan informasi yang diperoleh langsung dengan berdiskusi bersama petani di lokasi panen, hasil panen petani memuaskan. Petani menanam padi varietas IPB3S dengan produksinya mencapai 12 ton gabah kering panen perhektar

“Ini hasil yang bagus sekali dan saya akan tindaklanjuti dengan IPB agar bisa dikembangkan dalam jumlah yang lebih besar lagi sehingga ketahanan dan kedaulatan pangan benar-benar kita raih tanpa harus impor dari negara lain,” ungkapnya.

“Ada beberapa hal yang dibutuhkan petani yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dan alat mesin pertanian. Petani meminta mesin panen, traktor dan alat mesin lainnya. Saya rasa ini akan kita penuhi karena sangat dibutuhkan petani,” imbuh Jokowi.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kebutuhan petani sangat penting terkait alat mesin pertanian, sehingga Kementerian Pertanian segera merealisasikan dan meningkatkan jumlah bantuan sesuai dengan kebutuhan petani. Penanganan pra dan pascapanen merupakan agenda prioritas Kementerian Pertanian dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani sehingga ketahanan pangan khususnya beras benar-benar terwujud.

“Sesuai arahan Presiden Jokowi, kami segera salurkan bantuan traktor, alat panen dan alat mesin pertanianya lainnya sesuai kebutuhan petani di Kabupaten Malang. Saya pastikan dalam beberapa minggu depan bantuanya sudah turun, diterima langsung petani,” ujarnya.

“Terkait harga gabah, kita terus berkomitmen untuk menjaga harga gabah dan beras petani tidak turun atau tetap menguntungkan. Gerakan serap gabah tentunya terus kita massif bersama Bulog, BUMN dan pemerintah daerah. Ini adalah tugas pemerintah, Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah, BUMN dan pelaku usaha bersinergi agar hasil panen menguntungkan,” sambung Syahrul.

Perlu diketahui, stok gabah/beras di Bulog Malang hingga saat ini mencapai 17.871 ton. Serap gabah yang dilakukan Bulog sampai dengan tanggal 24 April sebesar 3.077 ton setara beras. Petani di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang menanam padi IPB3S, Ciherang, Cibogo, Inpari32, Inpari42.

Kabupaten Malang adalah salah satu Kabupaten yang memiliki potensi besar pada sektor pertanian, terutama pada tanaman pangan. Adapun potensi panen padi se Kabupaten Malang pada bulan April sebesar 6.441 hektar dengan estimasi produksi mencapai 45.674 ton gabah kering giling dan potensi panen padi Mei sebesar 4.829 hektar dengan estimasi produksi 34.243 ton gabah kering giling. Harga rata-rata gabah Kabupaten Malang cukup bagus yakni di atas harga pembelian pemerintah. Dimana gabah kering panen Rp4.600 dan gabah kering giling Rp5.600 perkilogram. (arm)

Tags: Kementanpadipanen padipresiden jokowi

Berita Terkait.

Haji 2026 Aman, Dubes Arab Saudi untuk RI Tepis Kekhawatiran Krisis Timur Tengah
Nasional

Haji 2026 Aman, Dubes Arab Saudi untuk RI Tepis Kekhawatiran Krisis Timur Tengah

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:27
2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai
Nasional

2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:45
Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara
Nasional

Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:46
ASN
Nasional

Pascalibur Lebaran, 50 Persen ASN Pemprov DKI Jakarta Diizinkan WFA

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:25
Berawan
Nasional

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Indonesia Berawan Pada Selasa

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:01
Aktivis
Nasional

Analis Militer Desak Transparansi Penuh Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Senin, 23 Maret 2026 - 21:37

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2672 shares
    Share 1069 Tweet 668
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    706 shares
    Share 282 Tweet 177
  • Polri Naikkan Pangkat 47 Perwira, Ini Daftar Jenderal Baru

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.