• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KRI Nanggala-402 Dimakan Usia, DPR Dukung Pembelian Alutsista yang Canggih

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 25 April 2021 - 22:00
in Nasional
KRI Nanggala-402. Foto: Wikipedia

KRI Nanggala-402. Foto: Wikipedia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra Yan Permenas Mandenas mengatakan, KRI Nanggala 402 adalah kapal selam bermotor diesel listrik tipe U-209 buatan Jerman ini diproduksi 1978 dan diserahkan ke Indonesia pada 1981. Tentu saja, dari tahun produksi tersebut kapal selam Nanggala-402 sudah tua.

“Kapal ini sudah dimakan usia, seharusnya ada upgrade teknologi dan pengoperasian secara bertahap. Tidak langsung diterjunkan di kedalaman 600 atau lebih,” ujar Yan Permenas Mandenas melalui gawai, Minggu (25/4/2021).

BacaJuga:

Dompet Dhuafa Gulirkan Pasokan Logistik Bagi 500 Jiwa Penyintas Di Sudan

Mendes Ajak Kades di Kedurang Sukseskan Kopdes dan BUMDes

Prabowo Salat Id di Aceh, Gibran di Masjid Istiqlal Jakarta

Ia menilai, kasus tenggelamnya KRI Nanggala-402 patut diduga ada kesalahan SOP dan faktor human error. Alutsista yang tua, menurut Mandenas, harus diganti dengan alutsista yang super canggih. Baik itu pesawat tempur, kapal selam hingga alutsista darat.

“Teknologi terbaru alutsista ini harus pula didukung oleh sumber daya manusia yang handal,” katanya.

Mandenas mengungkapkan, biaya perawat dan pelatihan alutsista masih sangat terbatas. Sehingga alutsista yang ada tidak memiliki standar perawatan yang baik.

“Ini karena kurangnya dukungan anggaran dari pemerintah. Ke depan masalah alutsista AD, AL dan AU harus dapat dukungan anggaran yang maksimal,” tegasnya.

Ia menuturkan, sebaiknya negara memiliki cadangan alutsista. Hal ini untuk melakukan operasi dan evakuasi saat terjadi kecelakaan. Sehingga, saat terjadi insiden seperti tenggelamnya KRI Nanggala-402 negara tidak lagi meminta bantuan dari negara lain.

“Jangan kejadian sudah sekian hari, baru kita minta bantuan dari negara lain. Proses pencarian KRI Nanggala-402 menunjukkan keraguan KSAL dalam mengambil keputusan minta bantuan dan dukungan dari negara mitra dan negara tetangga,” ujarnya.

Seharusnya, lanjut Mandenas, saat kapal selam KRI Nanggala-402 belum ditemukan satu atau dua hari, maka pemerintah harus segera meminta bantuan negara tetangga yang memiliki peralatan yang mampu mendeteksi dan mengevakuasi.

“Jangan ragu-ragu, kalau memang kita butuh bantuan segera mencari bantuan. Kalau sekarang kan kita hanya mengandalkan kemampuan peralatan yang ada. Ini mengancam keselamatan nyawa 53 awak kapal,” tegasnya. (nas)

Tags: KRI Nanggala-402TNI AL

Berita Terkait.

Bantuan
Nasional

Dompet Dhuafa Gulirkan Pasokan Logistik Bagi 500 Jiwa Penyintas Di Sudan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:34
Mendes
Nasional

Mendes Ajak Kades di Kedurang Sukseskan Kopdes dan BUMDes

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:14
Presiden-RI
Nasional

Prabowo Salat Id di Aceh, Gibran di Masjid Istiqlal Jakarta

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:21
Untuk Pemudik, Siapkan Diri! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026
Nasional

Untuk Pemudik, Siapkan Diri! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 24 Maret 2026

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:41
Ketua DPR RI: Idulfitri 1447 H, Momentum Pererat Kebersamaan untuk Indonesia yang Lebih Baik
Nasional

Ketua DPR RI: Idulfitri 1447 H, Momentum Pererat Kebersamaan untuk Indonesia yang Lebih Baik

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:33
RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas
Nasional

RI Kirim Pasukan ke Gaza, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Melucuti Hamas

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:16

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2637 shares
    Share 1055 Tweet 659
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.