• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ada Empat Poros Kuat di Pilpres 2024

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 19 April 2021 - 22:57
in Headline
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum disebutkan, tahapan pemilihan presiden (Pilpres) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan dimulai Juli 2022 atau 20 Bulan sebelum pencoblosan pada Maret 2024.

“Ambang batas Pemilihan Presiden atau Presidential Threshold adalah 20 persen kursi DPR RI atau setidaknya 115 kursi DPR RI,” ujar Ketua Deklarasi Presiden 2009 Capres dan Cawapres Megawati – Prabowo, Mochtar Mohamad dalam keterangan, Senin (19/4/2021).

BacaJuga:

Bukan Cuma Dibongkar, DPR Minta Aktor Lapas Mewah Cibinong Diusut

Surati Presiden, Desak BPK Audit Investigatif Denda Satgas PKH

Mahasiswa Fikom Untar Angkat Isu Sosial Lewat Kompetisi Nasional dan Internasional

Tentu saja, menurut Mochtar, Pilpres 2024 nanti bisa mempengaruhi perolehan kursi parlemen, baik DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, bahkan mempengaruhi pemilihan gubernur (Pilgub) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten/Kota karena pengaruh ekor jas.

“Dipastikan masing-masing partai koalisi akan berebut memaksakan kadernya menjadi Capres atau Cawapres. Karena pengaruhi ekor jas itu yang akan berdampak pada perolehan kursi di parlemen,” katanya.

Ia menyebut, partai yang mengusung kader dalam Pilpres 2024 dipastikan lolos parliamentary threshold, atau ambang batas untuk dapat masuk ke parlemen. Sementara partai yang tidak mampu mengusung kader dalam Pilpres 2024, menurutnya, berpotensi besar untuk tidak lolos Parliemntary Treshold.

“Jika kita melihat perkembangan politik hari ini, maka arah koalisi pilpres dapat teridentifikasi pada 4 poros gravitasi politik,” terangnya.

Di poros Teuku Umar (Megawati Soekarno Putri), dikatakannya, PDI Perjuangan dengan 128 kursi di DPR memenuhi persyaratan pencalonan presiden. Tentu Capres dan Cawapres dari PDI Perjuangan ditentukan oleh ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Poros Teuku Umar akan menjadi gravitasi utama pada gelaran pilpres 2024,” ucapnya.

Lalu, dikatakan Mochtar, poros Hambalang (Prabowo Subianto) harus melakukan koalisi dengan partai lain untuk mencalonkan pasangan capres. Karena hanya memiliki 75 Kursi di DPR RI. Melihat kemesraan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memiliki 50 kursi di DPR, menurutnya, bisa saja mereka melakukan koalisi.

“Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pun bisa bergabung dengan proros Hambalang, apalagi ada kedekatan Sandiaga Uno dan Ketua Umum PPP Suharso Manoarfa,” katanya.

Koalisi ketiga partai tersebut, lanjut Mochtar, menghasilkan 144 kursi. Dari ketiga Partai tersebut, menurutnya, akan muncul nama Capres dan Cawapres seperti Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Suharso Manoarfa, serta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

“Tidak menutup kemungkinan PPP bisa saja bergeser dengan poros Teuku Umar, karena kedekatan Megawati dengan Suharso Monarfa,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, untuk Poros Cikeas (SBY) telah mempersiapkan putra mahkota Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai capres atau cawapres di 2024 nanti. Namun saat ini partai Demokrat hanya memiliki 54 kursi di DPR, mereka harus melakukan koalisi dengan partai lain. Partai yang sangat mungkin bersama dengan poros Cikeas adalah Partai Amanat Nasional (PAN).

“Faktor Hatta Rajasa yang berbesanan dengan SBY bisa menjadi koalisi yang terus berulang pada setiap pilpres. Dan saat ini PAN memiliki 44 Kursi di DPR. Jadi tetap membutuhkan 1 partai lagi untuk memenuhi ambang batas pencalonan capres,” ujarnya.

Ia menyebut, poros ini bisa saja menjadi perhatian Cak Imin (Muhaimin Iskandar) sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apalagi ada kedekatan Cak Imin dengan SBY pada masa dualisme PKB.

“Jika PKB yang memiliki 54 Kursi bergabung, maka poros Cikeas memiliki 152 kursi (Demokrat, PAN, PKB). Dan nama Capres dan Cawapres yang kemungkinan besar muncul dari poros ini adalah AHY, Hatta Rajasa atau Zulkifli Hasan, Cak Imin dan Erik Tohir juga bisa masuk pada poros ini,” imbuhnya.

Untuk Poros Brawijaya (Jusuf Kalla), menurutnya, diisi oleh Partai Golkar yang memiliki 85 kursi di Parlemen. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) masih menjadi poros pilpres tahun 2024. Kedekatannya dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bisa menjadi pertimbangan terbentuknya poros baru.

“Apabaila Nasdem bergabung maka poros ini memiliki 144 kursi. Dan nama utama yang mencuat adalah JK, Airlangga Hartarto hingga Anies Baswedan,” katanya.

“Ridwan Kamil juga bisa menjadi calon dari Partai Golkar, karena dia ketua Kosgoro yang merupakan sayap Partai dari Partai Golkar. Kemudian nama yang terus muncul pada setiap poros adalah Menteri BUMN Erick Thohir,” imbuhnya. (nas)

Tags: capresPilpres 2024

Berita Terkait.

sel
Headline

Bukan Cuma Dibongkar, DPR Minta Aktor Lapas Mewah Cibinong Diusut

Rabu, 30 September 2026 - 20:12
Surati Presiden, Desak BPK Audit Investigatif Denda Satgas PKH
Headline

Surati Presiden, Desak BPK Audit Investigatif Denda Satgas PKH

Rabu, 30 September 2026 - 13:35
Cuaca di Jakarta Bervariatif dari Berawan Hingga Cerah, Waspadai Potensi Hujan di Wilayah Ini
Headline

Mahasiswa Fikom Untar Angkat Isu Sosial Lewat Kompetisi Nasional dan Internasional

Rabu, 30 September 2026 - 10:05
Indomilk FnB Solutions Perkuat Coffee dan Bakery lewat Inovasi Bite-Sized Pastry
Headline

Masinis Argo Bromo Jadi Tersangka Tabrakan Maut di Bekasi Timur, Dijerat Pasal Berlapis

Selasa, 29 September 2026 - 21:27
Paripurna DPR Setujui UU APBN 2027, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6 Persen dan Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Headline

Paripurna DPR Setujui UU APBN 2027, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6 Persen dan Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 20:05
Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Khusus Agenda Makan Nasi Goreng
Headline

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Khusus Agenda Makan Nasi Goreng

Selasa, 29 September 2026 - 19:12

OLAHRAGA

gp
Olahraga

BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Editor Dilianto
Rabu, 30 September 2026 - 21:11

INDOPOSCO.ID – Indonesia kembali menjadi tuan rumah Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober...

SelengkapnyaDetails
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Rabu, 30 September 2026 - 08:30
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3889 shares
    Share 1556 Tweet 972
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.