• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Warga Inggris Berduka atas Wafatnya Pangeran Philip

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 10 April 2021 - 12:37
in Internasional
indoposco

Bendera Union Jack berkibar setengah tiang di puncak Istana Buckingham setelah diumumkan bahwa Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth, telah meninggal dunia pada umur 99 tahun, di London, Britain, Jumat (9/4/2021). Foto: Antara/Reuters/Hannah McKay/rwa/cfo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Warga Inggris berduka atas wafatnya Pangeran Philip, tetapi mereka diminta untuk tak berkerumun atau meletakkan bunga di istana kerajaan karena pedoman jaga jarak yang diberlakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

Philip, suami Ratu Elizabeth yang membantu memodernisasi monarki dan mengarahkan keluarga kerajaan Inggris melalui krisis yang berulang selama tujuh dekade pengabdian, meninggal pada Jumat (9/4/2021) di Kastil Windsor, pada usia 99 tahun.

BacaJuga:

Konflik Israel–Hizbullah Memanas, Ribuan Warga Lebanon Mengungsi

Iran Ajukan Inisiatif Keamanan Regional dan Syarat Perdamaian Konflik

Baznas RI Bangun Kelas Darurat untuk Pendidikan Anak Palestina

“Ini hanya momen yang sangat menyedihkan,” kata penduduk London Victoria Hasler kepada Reuters.

“Kami tahu dia sudah lama sakit dan itu sangat menyedihkan. Dan kami benar-benar berduka kepada keluarga kerajaan atas kabar ini.”

Ketika berita tentang kematian Philip tersebar, siaran radio dan televisi disela dengan lagu kebangsaan “God Save The Queen”.

Bendera Union dikibarkan setengah tiang di semua kediaman kerajaan dan gedung pemerintah Inggris. Penghormatan kepada Philip ditampilkan di Piccadilly Circus dan disalurkan dari seluruh dunia untuk veteran angkatan laut Perang Dunia Kedua.

“Berita yang sangat menyedihkan. Dia pria yang baik dan saya sangat sedih untuk kerajaan,” kata Adam Carr, seorang warga London, kepada Reuters.

Kecerdasan dan dedikasinya yang tajam terhadap tugas, membuat Philip menuai popularitas yang luas di Inggris, tetapi dia juga dikritik karena komentar rasis dan seksis yang disampaikan blak-blakan.

Beberapa orang meletakkan bunga di samping bendera Inggris di luar Istana Buckingham dan di tembok kuno Kastil Windsor, meskipun pemerintah mendesak orang-orang untuk tidak membawa bunga ke kediaman kerajaan.

“Dengan memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan publik, dan sesuai dengan pedoman pemerintah, anggota masyarakat diminta untuk tidak berkumpul dalam keramaian,” kata Istana Buckingham.

“Mereka yang ingin menyampaikan belasungkawa diminta untuk melakukannya dengan cara yang seaman mungkin, dan tidak berkumpul di Royal Residences.”

Seorang juru bicara Kantor Kabinet meminta agar “upeti bunga tidak boleh dilakukan di Royal Residences saat ini.”

Pengaturan pemakaman untuk Philip, yang selalu mengabaikan kemegahan yang tidak perlu selama hidupnya, belum dikonfirmasi oleh Elizabeth yang tetap tinggal di Kastil Windsor.

“Penyesuaian pemakaman dan pengaturan upacara untuk Yang Mulia Duke of Edinburgh sedang dipertimbangkan oleh Yang Mulia Ratu. Detailnya akan dikonfirmasi pada waktunya,” kata istana, merujuk pada gelar kerajaan Philip. (arm)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Tags: kerajaan inggrisPangeran Philip

Berita Terkait.

Trump Ancam Iran, Teheran Siap Serang Balik Infrastruktur Energi AS
Internasional

Konflik Israel–Hizbullah Memanas, Ribuan Warga Lebanon Mengungsi

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:56
Iran Ajukan Inisiatif Keamanan Regional dan Syarat Perdamaian Konflik
Internasional

Iran Ajukan Inisiatif Keamanan Regional dan Syarat Perdamaian Konflik

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:26
Anak-Palestina
Internasional

Baznas RI Bangun Kelas Darurat untuk Pendidikan Anak Palestina

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:05
WNI
Internasional

Dubes RI Ajak WNI di Jepang Perkuat Persahabatan Pada Moment Idul Fitri 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:33
Trump
Internasional

Ironi Ultimatum Trump: Sempat Singgung Akhiri Perang, Kini Ancam Lumpuhkan Energi Iran

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:00
Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran
Internasional

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:33

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2666 shares
    Share 1066 Tweet 667
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    931 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    863 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.