• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Truk Over Load Dilarang Melintas di Jalan Nasional Banten pada 2023

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 9 April 2021 - 12:24
in Nusantara
indoposco

Ilustrasi. Foto: Instagram/@infobbpjn6

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Balai Besar Perbaikan Jalan Nasional (BPJN) Satuan Kerja (Satker) Wilayah I Provinsi Banten menargetkan jalan nasional pada tahun 2023 tidak ada lagi muatan truk Over Dimension Over Loading (ODOL).

Kepala Seksi Perservasi BPJN Banten Okto Ferry Silitong mengatakan, bahwa truk bermuatan melebihi kapasitas salah satu faktor cepat rusaknya jalan nasional di wilayah Banten. Untuk itu, pihaknya komitmen pada 2023 suah zero ODOL.

BacaJuga:

Arus Balik Lebaran, Pemudik Diingatkan Pilih Oleh-oleh Bersertifikat Halal

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

“Banyak ODOL 2023 itu untuk zero ODOL akan terjadi. Overnya itu kekuatan jalan yang membuat kerusakan. Beban kita itu masih 10 ton. Rata-rata di kita sudah 17 ton lebih, makanya sering cepat rusak,” katanya saat ditemui di kantornya, Jumat (9/4/2021).

Menurut Okto, pemelihataan jalan nasional akan ditingkatkan untuk memberikan akses kenyamanan dalam berkendara. Pada program tahun 2021, BPJN Banten akan melaksanakan pemeliharaan jalan nasional 550,61 Km, peningkatan kapasitan jalan 9,75 Km.

Kemudian, penanganan longsoran 580 meter, pembangunan jalan bebas hambatan 4,99 Km, pemeliharaan jembatan 6.009,10 M, penggantian jembatan 30 M, pembangunan jembatan gantung 84 M dan pembangunan overpass 31,16 M.

“Tidak ada pembangunan hanya pelebaran dan pemeliharaan. Jalan kita ini kondisi kemantapan ada 4 kategoti. Kondisi baik dan sedang. Tidak mantap itu rusak ringan dan berat. Jalan kita tidak ada rusak berat, lubangnya segede gajah. Kalau lubangnya kecil itu ringan,” paparnya.

Sementara Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan BPJN Banten, Merry Christina Silalahi menambahkan ingkat kemantapan jalan nasional di wilayah Banten sudah mencapai 85 persen. Tahun ini ditargetkan mencapai 86,78 persen.

“Kalau untuk Banten kemantapan 85 persen, target 86,78 persen. Nanti akan turun ke jalan. Akan ada selalu peningkatan peningjatan. Mungkin tidak 100 persen menyelesaikan masalah. Kalau pembangunan yang tadi nggak ada jadi ada, yang ada di kami pemeliharaan,” terangnya.

Ia menjelaskan, pemerilharaan akan diprioritaskan berdasarkan kriteria jalan yang mengganggu perekonomian masyarakat. Pihaknya mengakui bahwa tidak sepenuhnya aduan masyarakat terkait kondisi jalan tidak dapat dirampungkan dalam kurun waktu singkat.

“Kriteria ekonomi yang terbesar dalam usulan. Potensi longsor, ketika ada longsoran yang akan mengganggu penyelenggara jalan nasional. Jadi bisa kolaborasi. Penanganan darurat tidak permanen. Kalau penanganan sementara agar tidak mengganggu jalan sudah dilaksanakan,” jelasnya. (son)

Tags: BPJNjalan nasionalJalan Nasional Rangkasbitung-CigelungPemprov Banten

Berita Terkait.

Arus Balik Lebaran, Pemudik Diingatkan Pilih Oleh-oleh Bersertifikat Halal
Nusantara

Arus Balik Lebaran, Pemudik Diingatkan Pilih Oleh-oleh Bersertifikat Halal

Jumat, 27 Maret 2026 - 04:08
Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 04:43
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:54
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Kamis, 26 Maret 2026 - 02:47
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Kapolda Kalteng Perpanjang Pos Pengamanan Arus Balik

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:38
Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Bentrok Warga di Adonara Ternyata Konflik Tanah Ulayat, Bukan Proyek Kopdes Merah Putih

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:41

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.