• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pasukan Myanmar Tembaki Demonstran, Empat Tewas

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 3 April 2021 - 20:51
in Internasional
indoposco

Seorang perempuan melihat bunga, bagian dari kampanye bunga nasional di perhentian bus dan jalan-jalan, untuk memprotes kup militer di Yangon, Myanmar, Jumat (2/4/2021). REUTERS/Stringer/hp/cfo (REUTERS/STRINGER)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pasukan keamanan Myanmar, Sabtu (3/4/2021), menembaki para demonstran hingga menewaskan empat orang, menurut seorang pengunjuk rasa dan laporan media.

Insiden terbaru itu terjadi saat militer memperkuat upaya untuk memberangus perbedaan pendapat dengan mengandalkan surat perintah penangkapan terhadap para pengkritik di media sosial, juga dengan memblokir internet.

BacaJuga:

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Pasukan keamanan di pusat kota Monywa menembaki kerumunan hingga membuat tiga orang terbunuh, kantor berita Myanmar Now melaporkan.

“Mereka melancarkan tembakan tanpa henti, baik dengan granat setrum maupun peluru tajam,” kata seorang pengunjuk rasa di Monywa kepada Reuters melalui aplikasi pesan.

“Orang-orang kemudian mundur dan dengan cepat membuat penghalang, tapi seseorang di depan saya kepalanya terkena peluru. Dia langsung meninggal.”

Sementara itu, seorang pria ditembak dan dibunuh di Kota Thaton, di Myanmar selatan, kata Bago Weekly Journal.

Portal berita itu sebelumnya melaporkan bahwa satu orang tewas di Kota Bago, namun kemudian menyebutkan bahwa orang tersebut, yang mengalami luka, masih hidup.

Polisi dan juru bicara junta tidak menjawab panggilan telepon untuk dimintai komentar.

Kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, melalui pernyataan pada Jumat (2/4), mengatakan pasukan keamanan telah membunuh 550 orang –46 di antaranya anak-anak– sejak militer menggulingkan pemerintahan terpilih yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi.

Walaupun sudah lebih dari 550 tewas di tangan pasukan keamanan sejak kudeta 1 Februari, masyarakat di kota-kota kecil setiap hari tetap berdemonstrasi untuk menentang kekuasaan militer. Mereka menggelar aksi unjuk rasa dalam kelompok-kelompok kecil.

Pihak berwenang, sementara itu, mengeluarkan surat perintah atas 18 pesohor, termasuk influencer media sosial dan dua wartawan.

Para pesohor itu dikenal sebagai penentang kekuasaan militer. Mereka bisa dikenai dakwaan dengan ancaman hukuman penjara selama tiga tahun.

Media pemerintah melaporkan pada Jumat malam bahwa surat perintah itu diterbitkan di bawah undang-undang yang melarang publikasi materi yang diniatkan menyebabkan anggota angkatan bersenjata memberontak atau mengabaikan tugas mereka.

Otoritas juga sedang melancarkan gerakan untuk mengontrol informasi.

Mereka telah mematikan data seluler dan pada Jumat memerintahkan para perusahaan penyedia internet untuk memutus jangkauan frekuensi nirkabel.

Pemutusan itu membuat sebagian besar pelanggan kehilangan layanan internet, meskipun beberapa pesan dan gambar masih bisa diunggah dan dibagikan di media sosial. (bro)

Tags: demonstran MyanmarJunta Militer MyanmarMyanmar

Berita Terkait.

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik
Internasional

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:03
Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran
Internasional

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:55
SELAT
Internasional

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:04
wondo
Internasional

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:11
aviv
Internasional

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:05
kazakstan
Internasional

Hasil Referendum di Kazakhstan: 87 Persen Lebih Warga Dukung Konstitusi Baru

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:44

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2139 shares
    Share 856 Tweet 535
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.