• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Plastik, Tak Seharusnya Jadi Sekadar Sampah!

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 31 Maret 2021 - 03:45
in Gaya Hidup
indoposco

Ilustrasi. Foto: Instagram/@globalrecyclingday

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gerakan daur ulang global yang dideklarasikan sebagai Global Recycling Day tahun ini memasuki tahun keempat. Gerakan global yang jatuh setiap tanggal 18 Maret ini mengajak masyarakat dunia untuk berperan aktif dalam kegiatan daur ulang.

Tema yang diangkat pada Global Recycling Day 2021 adalah #RecyclingHeroes yang dimaksudkan untuk memberikan pengakuan kepada individu, masyarakat, tempat, dan aktivitas yang menunjukkan bagaimana daur ulang memberikan kontribusi kepada pelestarian lingkungan untuk masa depan bumi yang lebih baik.

BacaJuga:

Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, Ratusan Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan

Daur ulang berkaitan erat dengan keberadaan sampah terutama jenis sampah plastik yang sulit terurai secara alami. Dengan jumlah penduduk yang besar, Indonesia juga memiliki masalah yang cukup besar dalam hal penanganan limbah sampah. Berbagai upaya dilakukan untuk mengelola limbah sampah plastik baik oleh pemerintah, perusahaan, masyarakat pengguna, hingga industri terkait.

Menurut Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Rosa Vivien Ratnawati, SH., M.Sc, penanganan dan pengelolaan sampah tidak dapat dilakukan hanya oleh satu pihak atau pun satu pendekatan saja.

Dia mengatakan, diperlukan komitmen dari semua pihak terkait. “Tidak perlu diperdebatkan metode pendekatan mana yang lebih baik, asalkan hal itu efektif dan bisa membantu mengatasi masalah pengelolaan sampah plastik. KLHK sangat mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dalam membantu mengatasi permasalahan sampah ini terlebih yang bisa menggerakan ekonomi sirkular nasional,” katanya.

Jumlah sampah plastik yang sangat besar tak lepas dari keberadaan plastik sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Di lingkungan terkecil, yaitu rumah, plastik bisa dijumpai di beragam alat rumah tangga, kemasan makanan dan minuman, hingga produk fesyen. Dengan kelebihan yang dimilikinya, plastik menjadi salah satu material andalan yang digunakan banyak perusahaan sebagai bahan baku produksinya.

Daur ulang memang menjadi solusi utama. Upaya mengelola plastik bekas pakai untuk digunakan kembali atau menjadi bahan yang bermanfaat ini makin marak digaungkan bahkan menjadi sebuah gerakan global. Banyak pihak tergerak untuk melakukan daur ulang sampah plastik termasuk individu dan rumah tangga. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana melakukannya?

Langkah awal yang dapat dilakukan adalah mengenali jenis plastik yang digunakan. Lihat di sekeliling rumah, jenis konsumsi plastik apa yang sering digunakan dan bagaimana sifat daur ulangnya.

Jenis plastik umumnya dicantumkan di bagian bawah kemasan berupa logo segitiga berpanah dengan kode 1 hingga 7. Selain itu, tertera pula kode huruf yaitu PET atau PETE, HDPE, PVC atau V, LDPE, PP, PS, dan OTHER.

Berpedoman pada Resin Identification Code (RIC) yang diterbitkan oleh The Society of Plastic Industry (SPI) pada tahun 1988 di Amerika Serikat, jenis plastik yang paling mudah didaur ulang adalah Polyethylene Terephthalate (PET), dengan kode angka 1.

PET banyak digunakan sebagai bahan baku produk plastik, seperti kemasan botol dan galon air minum karena sifatnya yang unggul, di antaranya berwarna jernih, ringan, mudah dibentuk, tidak mudah pecah, dan mudah didaur ulang. Kemasan plastik yang berbasis PET juga lebih higienis dan aman digunakan.

Berkaitan dengan Global Recycling Day tahun ini, Le Minerale mengajak masyarakat untuk mulai melakukan pilah sampah dan daur ulang di rumah dan lingkungan sekitar.

Sustainability Director PT Tirta Fresindo Jaya, Ronald Atmadja, mengatakan sesuai dengan tema tahun ini yaitu #RecyclingHeroes, Le Minerale mengajak semua individu untuk menjadi inspirasi dalam melakukan pilah sampah dan daur ulang, mulai dengan memilah sampah berdasarkan tipenya yaitu sampah organik, sampah yang bisa didaur ulang, dan sampah residual.

Ronald menambahkan, sebagai salah satu produsen air minum yang menggunakan bahan baku plastik jenis PET, Le Minerale memiliki komitmen bersama Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) dan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) untuk mengelola sampah plastik melalui program Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional.

Dalam industri daur ulang plastik, PET merupakan jenis plastik berkualitas yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan peran penting dalam ekonomi sirkular. Jenis plastik ini banyak disukai para pelaku daur ulang, baik dari pemulung hingga industri.

Ketua Umum Asosiasi Daur Ulang Platik Indonesia (ADUPI), Christine Halim, menjelaskan bahwa industri daur ulang mencatat peningkatan permintaan sampah plastik PET rata-rata tujuh Persen setiap tahun.

Dia mengatakan, nilai jual galon plastik PET bekas pakai termasuk tinggi mengingat manfaat daur ulangnya yang juga tinggi. Plastik jenis ini banyak didaur ulang menjadi produk bermanfaat seperti polyester, dakron sintetis, geotextile, bantal, baju musim dingin, kancing, dan lainnya.

Peran individu, rumah tangga, dan masyarakat merupakan ujung tombak dalam mengurangi sampah plastik yang membebani lingkungan. Selain mengurangi pemakaian plastik, pemilihan jenis plastik yang tepat sangat penting agar setelah digunakan plastik tersebut masih dapat bermanfaat dan tidak menjadi sekadar timbunan sampah yang membebani bumi. Mari menjadi #RecyclingHeroes! (ibs)

Tags: Global Recycling DayKementerian LHKKLHKplastikRecyclingHeroesSampah plastik

Berita Terkait.

Koperasi Tak Cukup Bertahan, Metranet Dorong Layanan Lebih Modern Lewat KoperasiGO
Gaya Hidup

Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:06
Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026
Gaya Hidup

Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:02
Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung
Gaya Hidup

Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, Ratusan Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:07
Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung
Gaya Hidup

Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:57
swiss
Gaya Hidup

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Wedding Showcase 2026, Tawarkan Inspirasi Pernikahan dalam Satu Tempat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:28
senn
Gaya Hidup

Sennheiser MOMENTUM True Wireless 5 Resmi Hadir, TWS Premium dengan Baterai yang Bisa Diganti

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:09

OLAHRAGA

gp
Olahraga

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika turut didukung oleh kelancaran logistik lintas negara....

SelengkapnyaDetails
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01
psm

Jamu PSM Makassar di Bantul, PSIM Jogjakarta Usung Misi Raih Tiga Poin Perdana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40
esi

PB ESI 2026-2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    1968 shares
    Share 787 Tweet 492
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    995 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    910 shares
    Share 364 Tweet 228
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.