• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gubernur Banten Minta Dilakukan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 24 Maret 2021 - 16:17
in Nusantara
Gubernur Banten Wahidin Halim didampingi kepala Dindikbud Banten Tabrani menjelaskan persiapan simulasi pembelajaran tatap muka di Rangkasbitung, Rabu (24/3/2021).

Gubernur Banten Wahidin Halim didampingi kepala Dindikbud Banten Tabrani menjelaskan persiapan simulasi pembelajaran tatap muka di Rangkasbitung, Rabu (24/3/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) meminta kepada para kepala sekolah menengah, baik itu SMA/SMK dan Skh Negeri untuk melakukan simulasi pembelajaran tatap muka. Ini sebelum dilakukan belajar tatap muka pada tahun ajaran baru pada Juli 2021 mendatang, setelah satu tahun murid belajar di rumah dengan sistem daring akibat Pandemi Covid-19.

“Setelah saya berdiskusi dengan para kepala sekolah untuk persiapan pembelajaran tetap muka,saya minta kepada KCD Pendidikan dan kepala sekolah untuk dilakukan simulasi sebagai bahan evaluasi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Wahidin kepada wartawan usai bertemu dengan seluruh kepala sekolah SMA/SMK/SKh Negeri di aula SMKN I Rangkasbitung, Rabu (24/3/2021).

BacaJuga:

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Menurut WH, tujuan dari simulasi pembelajaran tatap muka tersebut dengan harapan meminimalisir risiko penyebaran Covid 19.

”Kalau risikonya terlalu besar, kita juga tidak mau mengorbankan anak anak kita. Maka dengan adanya simulasi itu akan dijadikan evaluasi, apakah seluruh sekolah sudah bisa belajar tatap muka atau hanya terbatas di sekolah tertentu sebagaimana saran dari presiden,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten Tabrani mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan apakah pada Juli atau tahun ajaran baru 2021 mendatang sudah bisa dilaksankan pembelajaran tatap muka atau masih tetap belajar daring.

”Untuk membuka sekolah tata muka, kita tetap berpedoman kepada rekomendasi dari Satgas Covid. Ini karena kita khawatir akan terjaadi klaster baru nantinya,” ujarnya.

Menuruut Tabrani, simulasi pembelajaran tatap muka tidak menggantikan pembelajaran daring/belajar dari rumah, sebagaimana diarahkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

”Pelaksanaan simulasi pembelajaran tatap muka tetap merujuk protokol kesehatan tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 yang harus diterapkan secara disiplin oleh satuan pendidikan sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Tabrani.

Terpisah, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Dindikbud Banten wilayah Kabupaten Lebak Sirojudin menambahkan, kedatangan Gubernur ke Kabupaten Lebak, selain bersilaturahmi dengan seluruh kepala sekolah, juga sekaligus melakukan pembinaan dam mengecek kesiapan sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

”Gubernur menginginkan tahun ajaran baru 2021/2022 nanti dilakukan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) untuk seluruh sekolah di Provinsi Banten dan khususnya di Kabupaten Lebak,” terangnya.

Ia mengatakan, sesuai arahan dari Gubernur pihaknya akan segera melaksnakan simualsi PTM dengan menyiapkan prokes, seperti menyediaan tempat cuci tangan dengan air yang mengalir, penyediaan hand sanitizer dan masker, serta penyusunan ruang belajar yang sesuai dengan prokes, termasuk face shield kepada tenaga pendidik.

Dalam sismuasi nanti, lanjut Sirojudin, para siswa juga diarahkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun. Kemudian mereka ditempatkan dalam kelas-kelas yang ada dengan sistem shift pagi dan siang. “Satu kelas maksimal 14 orang. Jadi diatur jarak tiap bangku dan satu bangku diperuntukan hanya untuk satu orang,” katanya.

Dijelaskan Sirojudin, pelaksanan simulasi ini bertujaun untuk persiapan jika nantinya anak-anak sudah mulai pembelajaran tatap muka. Karena itu, pada simulasi diberikan gambaran bagaimana menerapkan, mengikuti protokol Kesehatan,seperti harus melalui pengecekan suhu badan, menggunakan masker dan fice shield, menggunakan hand sanitizer, mencuci tangan, dan menjaga jarak ruangan. “Sebelum simulasi, ruangan sudah disemprot disinvektan. Lalu anak satu kelas dibagi dua ruangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan simulasi akan dievaluasi oleh pihak pihak terkait, seperti dari Dinas Kesehatan,Satgas Covid dan Dinas Pendidikan sendiri. ”Evaluasi menyangkut apakah sekolah sudah layak untuk bisa melaksanakan PTM atau belum. Tentu apabila Satgas Covid sudah memberikan izin untuk PTM kita akan melaksankan PTM,” tukasnya. (yas)

Tags: Bantenbelajarbelajar tatap mukapendidikansekolah tatap mukaWahidin Halimwh

Berita Terkait.

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 04:43
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:54
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Kamis, 26 Maret 2026 - 02:47
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Kapolda Kalteng Perpanjang Pos Pengamanan Arus Balik

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:38
Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Bentrok Warga di Adonara Ternyata Konflik Tanah Ulayat, Bukan Proyek Kopdes Merah Putih

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:41
Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik
Nusantara

Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:51

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1095 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.