• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Dua Warganya Ditahan Tiongkok, Kanada Minta Dukungan Biden

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 18 Maret 2021 - 10:45
in Internasional
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Ilustrasi. Foto: Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Karena dicurigai melakukan spionase, dua warga Kanada yang ditahan oleh Beijing lebih dari 2 tahun lalu akan diseret ke pengadilan Tiongkok mulai pekan ini, kata pemerintah Kanada, Rabu (17/3).

Penetapan sidang terhadap dua warga negara Kanada itu sekali lagi meningkatkan ketegangan diplomatik antara kedua negara.

BacaJuga:

Ironi Ultimatum Trump: Sempat Singgung Akhiri Perang, Kini Ancam Lumpuhkan Energi Iran

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis

“Kedutaan kami di Beijing telah diberi tahu bahwa sidang pengadilan untuk Michael Spavor dan Michael Kovrig dijadwalkan berlangsung masing-masing pada tanggal 19 Maret dan 22 Maret,” kata Menteri Luar Negeri Marc Garneau seperti dilansir Antara.

Garneau lantas menambahkan, “Kami yakin penahanan ini sewenang-wenang, dan tetap sangat terganggu oleh kurangnya transparansi seputar persidangan ini,” ujarnya.

Tiongkok menangkap kedua pria itu pada bulan Desember 2018 tak lama setelah polisi Kanada menahan Bendahara Huawei Technologies Co Ltd. Meng Wanzhou dengan surat perintah AS. Dia menjalani tahanan rumah di Vancouver saat melawan ekstradisi.

Kedua pria itu menghadapi tuduhan mata-mata dan tidak jelas berapa lama prosesnya akan berlangsung, tetapi “akan ada putusan,” kata sumber pemerintah Kanada.

Perdana Menteri Justin Trudeau telah meminta dukungan dari Presiden AS Joe Biden untuk melawan pengaruh Tiongkok.

“Manusia bukan keping yang dipertukarkan,” kata Biden setelah berbicara dengan Trudeau melalui tautan video pada bulan Februari.

Ia lantas menegaskan, “Kami akan bekerja sama sampai kami mendapatkan mereka kembali dengan selamat,” tutur Biden. (wib)

Tags: kanadaSpionasewarga Kanada

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Ironi Ultimatum Trump: Sempat Singgung Akhiri Perang, Kini Ancam Lumpuhkan Energi Iran

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:00
Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran
Internasional

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:33
Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis
Internasional

Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:15
Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas
Internasional

Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:34
20 Maskapai Global Rugi Hampir Rp900 Triliun Akibat Konflik Timur Tengah
Internasional

Permintaan AS Ditolak, Sri Lanka Tak Izinkan Dua Jet Tempur Mendarat

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:03
Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka bagi Navigasi Internasional, Ini Ketentuannya
Internasional

Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka bagi Navigasi Internasional, Ini Ketentuannya

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:35

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2658 shares
    Share 1063 Tweet 665
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.