• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Antisipasi Kredit Macet, Bank Mandiri Tambah Cadangan Rp1 T

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 15 Maret 2021 - 21:19
in Ekonomi
Ilustrasi: Bank Mandiri. Foto: Antara/Septianda Perdana/aa

Ilustrasi: Bank Mandiri. Foto: Antara/Septianda Perdana/aa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Manajemen Risiko PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Ahmad Siddik Badruddin mengatakan perseroan akan menambah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) senilai Rp1 triliun untuk mengantisipasi kredit macet akibat pandemi Covid-19.

Siddik menuturkan sepanjang 2020 lalu Bank Mandiri telah melakukan restrukturisasi sekitar Rp123 triliun dan menjadi Rp93 triliun pada akhir tahun. Dari Rp93 triliun tersebut, diperkirakan ada sebagian dari debitur pada akhir tahun ini atau tahun depan akan menjadi kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) karena diperkirakan tidak bisa bangkit kembali.

BacaJuga:

Armada Laut Jadi Andalan, Pertamina Jaga Napas Energi Nusantara

Dua Raksasa Kripto Dunia Masuk Vietnam, CAEX Siap Jadi Bursa Teregulasi Baru

Gerak Cepat Pertamina: Program Pasar Murah Sasar Warga Rentan di Seluruh Indonesia

“Untuk mengantisipasi sebagian dari yang akan jatuh ke NPL, kita sudah sisihkan optional atau build up CKPN dari bulan April (2020) sampai sekarang. Tahun lalu sekitar Rp4,5 triliun kita sudah sisihkan khusus untuk debitur restrukturisasi Covid-19 yang kita perkirakan mungkin jatuh ke NPL. Tahun ini pun kita rencanakan akan kita tambah Rp1 triliun,” ujar Siddik seperti dilansir Antara di Jakarta, Senin (15/3/2021).

Dengan demikian, lanjut Siddik, apabila debitur restrukturisasi tersebut tidak bisa bangkit kembali, perseroan sudah siap dengan pencadangan yang sudah disisihkan sehingga tidak mengganggu performa perseroan tahun ini atau tahun depan.

“Kemudian yang kita perkirakan sebenarnya jatuh NPL sekarang di bawah 8 persen. Initially tahun lalu kita pikirkan sekitar 11 persenan, tapi dengan berjalannya waktu ternyata beberapa debitur tersebut banyak dari mereka yang sudah bisa menyesuaikan businessmodelnya,” kata Siddik.

Ia meyakini jumlah debitur yang direstrukturisasi kreditnya akan semakin berkurang seiring dengan pelaksanaan vaksinasi dan juga mulai pulihnya perekonomian domestik. Dari debitur yang sudah menyelesaikan program restrukturisasi sampai akhir tahun, ujar Siddik, hanya 0,3-0,4 persen yang menjadi NPL.

“Selebihnya bisa melanjutkan dan get off from restructuring programme. Untuk debitur yang belum sembuh 100 persen, kita beri restrukturisasi ulang. Jadi hanya debitur yang benar-benar tidak ada harapan yang akan kita down grade ke NPL,” katanya.

Sementara itu untuk debitur yang masih ada harapan akan dibantu dengan stimulus program dari pemerintah seperti program penjaminan kredit dari Jamkrindo dan Askrindo untuk segmen UMKM dan penjaminan kredit untuk segmen korporasi.

“Kita gunakan semua program itu untuk bantu para debitur kita yang dulunya bagus untuk going through crisis, sehingga nanti setahun lagi crisis over mereka siap untuk kembali. Jadi kita cukup optimis program-program yang kita laksanakan akan dapat membantu debitur tersebut bangkit dan bisa me-minimize potensi down grade ke NPL,” ujar Siddik. (bro)

Tags: bank mandiriCKPNkredit macet

Berita Terkait.

Armada Laut Jadi Andalan, Pertamina Jaga Napas Energi Nusantara
Ekonomi

Armada Laut Jadi Andalan, Pertamina Jaga Napas Energi Nusantara

Minggu, 12 April 2026 - 21:01
Dua Raksasa Kripto Dunia Masuk Vietnam, CAEX Siap Jadi Bursa Teregulasi Baru
Ekonomi

Dua Raksasa Kripto Dunia Masuk Vietnam, CAEX Siap Jadi Bursa Teregulasi Baru

Minggu, 12 April 2026 - 17:31
Pasar-Murah
Ekonomi

Gerak Cepat Pertamina: Program Pasar Murah Sasar Warga Rentan di Seluruh Indonesia

Minggu, 12 April 2026 - 15:08
uMiMax
Ekonomi

Program UMiMAX Pertamina Bantu Rakyat Bangkit dan Berdaya Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 09:02
RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang
Ekonomi

RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang

Sabtu, 11 April 2026 - 13:31
PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon
Ekonomi

PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon

Sabtu, 11 April 2026 - 10:22

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2404 shares
    Share 962 Tweet 601
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    760 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.