• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Klaster Kebebasan Bersuara Tolak Proklamasi Darurat di Malaysia

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 14 Maret 2021 - 23:46
in Internasional
Klaster Kebebasan Bersuara (Freedom of Expression Cluster) yang merupakan gabungan organisasi masyarakat sipil melakukan unjuk rasa di depan parlemen Kuala Lumpur, Minggu, menolak proklamasi darurat di negara tersebut. (ANTARA)

Klaster Kebebasan Bersuara (Freedom of Expression Cluster) yang merupakan gabungan organisasi masyarakat sipil melakukan unjuk rasa di depan parlemen Kuala Lumpur, Minggu, menolak proklamasi darurat di negara tersebut. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Klaster Kebebasan Bersuara (Freedom of Expression Cluster) yang merupakan gabungan organisasi masyarakat sipil melakukan unjuk rasa menolak proklamasi darurat di negara tersebut di depan parlemen Kuala Lumpur, Minggu (14/3/2021).

Pengunjuk rasa yang dipimpin Centre for Independent Journalism (CIJ) itu membawa sejumlah poster bertuliskan “Buka Parlemen”, “Fight Fake News With Facts Not Acts”, “Lawan Berita Palsu Dengan Fakta Bukan Akta”, “Protest”.

BacaJuga:

Jerman Siapkan Strategi Cadangan Gas, Antisipasi Krisis Energi Global

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

“Kami mau negara kembali ke jalan demokrasi dan pemerintahan yang ‘check and balance’. Kami mendesak pemerintah mengadakan sidang parlemen dengan segera,” kata seru Centre for Independent Journalism (CIJ) seperti dikutip Antara.

Mereka mengatakan unjuk rasa diadakan karena tindakan pemerintah telah meletakkan mereka dalam keadaan yang amat terdesak dan merasakan perlu respon bagi mengambil kembali ruang demokrasi.

“Kami juga risau, apakah akan ada lagi undang-undang yang diberlakukan tanpa pengawasan parlemen?. Juga, apakah rakyat Malaysia berpotensi menjadi korban pelanggaran hak asasi manusia?,” kata lembaga itu.

Mereka mengatakan hal tersebut mewujudkan suasana yang berbahaya untuk kewartawanan yang baik, perbincangan terbuka terkait informasi-informasi penting, serta pertimbangan tentang hal-hal yang memberi dampak kepada setiap rakyat Malaysia.

Mereka mengancam pertanyaan kritis terhadap dasar-dasar pemerintahan dan menafikan prinsip pertanggungjawaban. Dalam konteks ini, ordinan darurat berita palsu membenarkan tindakan yang berat dikenakan terhadap pelaku tanpa proses undang-undang yang adil dan sewajarnya. Ia juga menafikan perlindungan kepada “whistleblower” atau individu yang berbagi pandangan pribadi.

Mereka menyatakan merupakan hal penting untuk memberi fokus kepada bahayanya sesuatu undang-undang diberlakukan tanpa melalui proses sistem demokrasi. (wib)

Tags: KlasterKebebasanBersuaraMalaysiaProklamasiDarurat

Berita Terkait.

Jerman Siapkan Strategi Cadangan Gas, Antisipasi Krisis Energi Global
Internasional

Jerman Siapkan Strategi Cadangan Gas, Antisipasi Krisis Energi Global

Kamis, 19 Maret 2026 - 00:23
Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik
Internasional

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:03
Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran
Internasional

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:55
SELAT
Internasional

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:04
wondo
Internasional

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:11
aviv
Internasional

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2476 shares
    Share 990 Tweet 619
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.