• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dinkes Cianjur Butuh Tambahan Vaksin

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 14 Maret 2021 - 17:15
in Nusantara
indoposco vaksin

Ilustrasi. Foto: Instagram/@kemenkes_ri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat, berharap pemerintah pusat menambah jumlah dosis vaksin setiap bulannya karena percepatan vaksinasi belum dapat dilalukan akibat terbatasnya dosis yang diterima, sehingga vaksinasi massal terpaksa dihentikan sementara.

Kepala Dinas Kesehatan Cianjur Irvan Nur Fauzy saat dihubungi di Cianjur, Minggu mengatakan untuk vaksinasi tahap pertama dan kedua, ditargetkan 240.000 sasaran sudah divaksinasi, sehingga Cianjur membutuhkan minimal 60.000 hingga 80.000 dosis vaksin setiap bulannya.

BacaJuga:

Antrean 9 Km di Gilimanuk, Polisi Siapkan Strategi Arus Balik di Ketapang

Polisi Bekuk Pelaku Penyiraman Air Keras ke Mantan Pacar

Polres Cianjur Siapkan 5 Bus Untuk Mudik Gratis 159 Orang Pemudik

“Target vaksinasi tahap awal tuntas di Bulan Juli, namun dosis vaksin yang diterima minimal 60.000 per bulan agar target tersebut dapat tercapai. Namun hingga Februari, Cianjur baru menerima 40.00p dosis vaksin yang sudah diberikan untuk tenaga kesehatan dan sebagian pegawai pelayan publik,” katanya seperti dikutip Antara.

Pihaknya merinci 10.000 dosis vaksin diterima pada Januari 2021 untuk vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kesehatan dan 30.000 dosis diterima pada Februari untuk vaksinasi tahap 2 bagi pegawai pelayanan publik.

Ia menjelaskan, 30.00p dosis tahap kedua yang awalnya disediakan untuk 15.000 sasaran, namun antusias yang tinggi membuat dosis yang digunakan sudah mencapai 25.000, meski baru pemberian vaksin tahap awal untuk pegawai pelayanan publik.

“Kami terpaksa menghentikan vaksinasi massal karena harus memastikan stok aman untuk penyuntikan dosis kedua, sehingga kami berharap pemerintah pusat dapat menambah dosis vaksin sesuai dengan kebutuhan karena melihat minat warga untuk vaksinasi sangat tinggi,” katanya.

Ia berharap pengajuan penambahan dosis yang sudah dilayangkan ke pemerintah pusat dapat segera terealisasi karena dikhawatirkan jika terlalu lama membuat antusias warga untuk mendapatkan vaksinasi kembali menurun.

“Harapan kami dapat segera mendapat tambahan vaksin agar target percepatan vaksinasi untuk tahap tiga atau masyarakat sudah tersedia, sehingga dapat tuntas dalam waktu dekat karena hingga saat ini, kami belum mendapat tambahan vaksin,” kata Irvan. (bro)

Tags: VaksinCovid19

Berita Terkait.

Antrean 9 Km di Gilimanuk, Polisi Siapkan Strategi Arus Balik di Ketapang
Nusantara

Antrean 9 Km di Gilimanuk, Polisi Siapkan Strategi Arus Balik di Ketapang

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:04
Polisi Bekuk Pelaku Penyiraman Air Keras ke Mantan Pacar
Nusantara

Polisi Bekuk Pelaku Penyiraman Air Keras ke Mantan Pacar

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:23
Polres Cianjur Siapkan 5 Bus Untuk Mudik Gratis 159 Orang Pemudik
Nusantara

Polres Cianjur Siapkan 5 Bus Untuk Mudik Gratis 159 Orang Pemudik

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:41
Penyintas Bencana di Desa Babo Aceh Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu
Nusantara

Penyintas Bencana di Desa Babo Aceh Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:51
SPPG Papeg Dorong Pelatihan Sertifikat Keamanan dan Kebersihan Pangan
Nusantara

SPPG Papeg Dorong Pelatihan Sertifikat Keamanan dan Kebersihan Pangan

Rabu, 18 Maret 2026 - 02:46
Pemkot Malang Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Pusat Perbelanjaan
Nusantara

Pemkot Malang Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Pusat Perbelanjaan

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:07

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2228 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    692 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.