• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Antisipasi Kecurangan Pilkada, Apeksi Minta Gunakan IT Canggih

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 9 Maret 2021 - 02:21
in Nasional
Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), yang juga Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto: Instagram/@bimaaryasugiarto

Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), yang juga Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto: Instagram/@bimaaryasugiarto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dalam pelaksanaan pilkada serentak, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) mengusulkan agar Pemerintah Pusat menggunakan sistem teknologi informasi (IT) yang canggih untuk efisiensi dan mengantisipasi potensi kecurangan

“Apeksi meminta Pemerintah Pusat melakukan sosialisasi secara masif untuk memberikan pemahaman tujuan pelaksanaan pilkada serentak serta bisa mengantisipasi potensi persoalan yang akan muncul,” ujar Ketua Apeksi periode 2021-2024 Bima Arya di Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), Senin (8/3/2021).

BacaJuga:

Analis Militer Desak Transparansi Penuh Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Temukan Kendala Tanah di Kampung Halaman? Laporkan Lewat Kanal Pengaduan Terintegrasi Kementerian ATR/BPN

KAI Catat Lonjakan 242.773 Penumpang pada H+1 Lebaran 

Wali Kota Bogor itu menambahkan, usulan terkait pelaksanaan pilkada serentak tersebut adalah salah satu dari beberapa rekomendasi yang dihasilkan Apeksi dalam rapat kerja di Kota Bogor, Sabtu (6/3/2021).

Bima Arya menjelaskan, Apeksi meminta pemerintah pusat bisa mengantisipasi persoalan yang akan muncul hingga edukasi dan sosialisasi secara masif agar publik mengetahui tujuan pelaksanaan pilkada serentak.

“Harus ada solusi bagi sumber daya manusia pada pelaksana pilkada serentak, jangan sampai ada lagi korban. Pemerintah juga harus menyiapkan sistem IT yang baik untuk efisiensi,” ujarnya dikutip Antara.

Tahapan pelaksanaan pilkada harus dihitung secara cermat, agar tidak ada benturan serta kekosongan pemerintahan. “Perlu ada sosialisasi yang masih untuk memberikan pemahaman kepada publik,” tandasnya.

Bima mengatakan, rekomendasi lainnya dari rapat kerja Apeksi adalah meminta pemerintah pusat mengalokasikan kembali dana kelurahan seperti halnya dana desa di kabupaten.

Dana kelurahan, lanjut dia, sangat penting bagi pemerintah kota untuk pemulihan perekonomian ekonomi dan warga yang terdampak Covid-19. “Di kabupaten ada dana desa. Kota sempat mendapatkan dana kelurahan tapi hanya dua tahun, kemudian dihentikan. Padahal dana kelurahan ini sangat diperlukan pemulihan ekonomi dan pemberdayaan warga,” ujarnya.

Rapat kerja Apeksi tersebut dihadiri 13 wali kota yang merupakan Dewan Pengurus dan Ketua Komisariat Wilayah Apeksi. Mereka adalah, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

Hadir juga Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe, Wali Kota Kupang Jefirstson R Riwu Kore, Wali Kota Tarakan Khairul, dan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy.

Kemudian, dua wali kota lainnya yakni Wali Kota Pekanbaru Firdaus, Wali Kota Tegal Yon Supriyono, mengikuti rapat Apeksi secara daring dari daerah-nya masing-masing. (aro)

Tags: apeksibogorjabar

Berita Terkait.

Aktivis
Nasional

Analis Militer Desak Transparansi Penuh Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Senin, 23 Maret 2026 - 21:37
Layanan-Pengaduan
Nasional

Temukan Kendala Tanah di Kampung Halaman? Laporkan Lewat Kanal Pengaduan Terintegrasi Kementerian ATR/BPN

Senin, 23 Maret 2026 - 17:03
KAI Catat Lonjakan 242.773 Penumpang pada H+1 Lebaran 
Nasional

KAI Catat Lonjakan 242.773 Penumpang pada H+1 Lebaran 

Senin, 23 Maret 2026 - 15:47
BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berawan-Hujan Ringan.
Nasional

Dirut Jasa Marga: Hingga hari “H” Lebaran Lalin ke Arah Timur Masih Tinggi

Senin, 23 Maret 2026 - 15:03
BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berawan-Hujan Ringan.
Nasional

BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berawan-Hujan Ringan.

Senin, 23 Maret 2026 - 10:41
DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat
Nasional

Dua Prajurit Gugur, TNI Tingkatkan Pengamanan di Maybrat

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:54

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2669 shares
    Share 1068 Tweet 667
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    971 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.