• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gara-gara Riwayat Asma dan Batuk, Wakil Pimpinan DPRD Kota Serang Gagal Divaksin

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 8 Maret 2021 - 18:11
in Nusantara
Wakil Ketua DPRD Kota Serang Ratu Ria Maryana.

Wakil Ketua DPRD Kota Serang Ratu Ria Maryana.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua DPRD Kota Serang Ratu Ria Maryana, gagal menerima vaksinasi karena memiliki riwayat asma dan sedang batuk. Sehingga dari kesimpulan skrining vaksinator, pemberian vaksin ditunda.

Ratu Ria Maryana mengaku sudah satu bulan penyakit batuknya tak kunjung sembuh. Padahal, sudah minum obat dan periksa ke dokter.

BacaJuga:

Apkasi Perkuat Peran Daerah, Siap Jadi Motor Program Strategis Nasional

Beasiswa SKK Migas-PHR Buka Jalan Anak PALI Tembus Industri Migas

PHR Zona 1 Rawat Harapan Hidup Warga Sekitar Operasi dari Posyandu ke Kebun Pangan

“Satu bulan lebih nggak sembuh-sembuh. Obat sudah banyak, ke dokter juga sudah. Cuma pas diskrining, 2 minggu sembuh boleh divaksin. Karena ada riwayat asma juga,” katanya saat ditemui di DPRD Kota Serang, Senin (8/3/2021).

Ketua DPD Golkar Kota Serang itu menuturkan, sudah antusias dari rumahnya ingin disuntik vaksin. Mengingat, efek vaksin jenis sinovac ini akan meningkatkan kekebalan tubuh untuk melawan virus Corona.

“Akhirnya belum berhasil divaksin deh. Namanya kita jaga-jaga, virusnya dikemanakan. Kalau kita Covid-19 juga dampaknya nggak bakal parah. Berarti nggak salah kita divaksin untuk kesehatan. Iya nggak bisa,” tuturnya.

Berdasarkan anjuran dokter, kata Ria, vaksinasi bisa diberikan setelah perkembangan kesehatan selama 14 hari pulih.

“Nunggu 14 hari, nanti ada agenda lagi. Saya ikut. Tujuannya untuk himbauan dari pemerintah. Ada, kalau kunjungan ke masyarakat paling ketemu beberapa orang. Ngehadirin kondangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekwan DPRD Kota Serang Ma’mun Chudori menjelaskan, semua perangkat mulai dari anggota dewan, sopir, staf, ofice boy dan Pamdal diberikan vaksinasi dosis pertama. Terdapat beberapa mengalami penundaan karena hasil pengecekan kadar gula tinggi dan masih dalam pengobatan riwayat penyakit.

“Ini bagian upaya untuk memenuhi program pemerintah untuk vaksinasi. Semula terbatas ASN saja, tapi Dinkes aspiratif semua divaksin. Kurang lebih 230 dilakukan vaksinasi,” jelasnya.

Bagi yang ditunda, bisa melakukan vaksinasi di Puskesmas terdekat dari rumahnya. Sedangkan, pelaksanaan pemberian dosis kedua, dijadwalkan pada tanggal 23 Maret 2021.

“Dua minggu setelah ini, berarti tanggal 23. Yang kebetulan hari ini belum bisa divaksin, bisa dilakukan Puskesmas terdekat,” tukasnya. (Son)

Tags: covid-19serangVaksinasi

Berita Terkait.

apkasi
Nusantara

Apkasi Perkuat Peran Daerah, Siap Jadi Motor Program Strategis Nasional

Senin, 13 April 2026 - 21:11
skk
Nusantara

Beasiswa SKK Migas-PHR Buka Jalan Anak PALI Tembus Industri Migas

Senin, 13 April 2026 - 16:26
PMT
Nusantara

PHR Zona 1 Rawat Harapan Hidup Warga Sekitar Operasi dari Posyandu ke Kebun Pangan

Senin, 13 April 2026 - 14:46
Petugas-Bea-Cukai
Nusantara

Operasi Gurita Digelar, Bea Cukai Merak Sikat Peredaran Rokok Ilegal di Banten

Senin, 13 April 2026 - 13:45
Penindakan
Nusantara

Bea Cukai Malili Tindak 25 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan di Luwu

Senin, 13 April 2026 - 12:24
Armada Laut Jadi Andalan, Pertamina Jaga Napas Energi Nusantara
Nusantara

Dukung Pengawasan Ketat Dana Rp1,6 Triliun untuk Aceh, Komisi II: Jangan Sampai Melenceng

Minggu, 12 April 2026 - 20:35

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2493 shares
    Share 997 Tweet 623
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    877 shares
    Share 351 Tweet 219
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.