• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Target Terowongan

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 7 Maret 2021 - 06:03
in Disway
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dahlan Iskan

INDOPOSCO.ID – Ini juga kongres luar biasa –tapi yang luar biasa adalah salah satu agendanya: membangun jalan tol dari Beijing ke Taipei. Harus melewati laut selebar 150 Km. Begitu jauhnya. Selat Sunda saja –yang memisahkan Jawa dan Sumatera– hanya sekitar 30 Km.

BacaJuga:

Bobotoh Kuning

Tiket Lungsuran

Wani 2727

Yang ikut Kongres yang luar biasa itu 2.980 orang. Itulah jumlah anggota ”MPR” di Tiongkok –terbesar di parlemen dunia. Yang masa jabatannya hanya 2 minggu –selama mengikuti Kongres.

Tempat kongresnya di Beijing –di sebuah gedung yang terletak di sisi barat lapangan Tiananmen. Beberapa kali saya memasuki gedung ini. Termasuk ketika mendampingi Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) makan siang dengan Xi Jinping –yang waktu itu masih menjabat wakil presiden.

Sidang 2.980 orang itulah forum tertinggi dalam sistem kekuasaan di Tiongkok: Lembaga Konsultasi Nasional Tiongkok –yang Barat menilai itu hanya sebagai lembaga stempel karet.

Isinya adalah gabungan antara anggota DPR dan utusan-urusan golongan. Termasuk golongan pemerintah, pedagang, petani, suku minoritas, dan banyak lagi. Di dalamnya juga ada golongan yang mewakili wilayah-wilayah tertentu seperti Hongkong dan Taiwan. Yang mewakili Taiwan tiga orang –entah bagaimana cara rekrutmennya.

Sejak Jumat kemarin mereka mulai bersidang. Agenda tahunan ini tidak terganggu oleh pandemi. Di Tiongkok memang masih ada penderita baru Covid-19. Tapi hanya sekitar 10 orang tiap hari. Tidak ada artinya bagi negara yang berpenduduk 1,3 miliar. Apalagi mereka itu kebanyakan yang datang dari luar negeri.

Kongres ini akan mengesahkan Repelita ke-14 –pada 2021 sampai 2025. Juga akan mengesahkan rencana nasional jangka panjang –sampai pada 2035.

Yang masuk rencana jangka pendek: pertumbuhan ekonomi harus enam persen/tahun. Selama lima tahun ini. Lalu pengaturan sistem politik baru di Hongkong. Dan yang paling mendesak: kalau ada penduduk yang kembali jatuh miskin akibat pandemi harus segera diatasi. Kalau saja tidak ada pandemi, Tiongkok sudah menyelesaikan program pengentasan kemiskinan pada 2020. Tapi, akibat pandemi, sangat mungkin ada yang jatuh miskin lagi.

Sedang untuk capaian jangka panjang: pada 2035 nanti Tiongkok harus masuk dalam jajaran negara yang rakyatnya berpendapat tinggi.

Itulah tahun ketika Tiongkok mengalahkan Amerika sebagai negara dengan kekuatan ekonomi nomor satu di dunia.

Pada saat itu nanti, salah satu penandanya adalah terwujudnya jalan tol khusus dari Beijing ke Taipei. Melewati Anhui dan Fuzhou.

Fuzhou adalah ibu kota provinsi Fujian. Letaknya di pantai timur Tiongkok –menghadap pulau Taiwan.
Di lepas pantai Fuzhou ini terdapat banyak pulau kecil. Salah satu yang terbesar adalah pulau Pingtan. Dari pulau inilah terowongan bawah laut menuju Taiwan dimulai. Panjang terowongan sekitar 150 Km –hampir sama dari daratan terluar pulau Kalimantan ke leher burung pulau Sulawesi.

Bahwa pembuatan terowongan itu dimungkinkan, sudah lama terdengar. Bahwa terowongan itu benar-benar akan dibangun –dengan target 2035 selesai– baru kali ini diputuskan. Dan yang membuat keputusan adalah ”rakyat Tiongkok” –atas usulan pemerintahan Xi Jinping.

Sekarang ini Pulau Pingtan tidak lagi bisa disebut pulau. Sudah ada jalan layang dari daratan Tiongkok ke pulau ini. Melintasi laut. Bahkan jalan itu dua jurusan: sisi utara ke arah Fuzhou dan sisi selatan ke arah Fuqing –kampung halaman konglomerat Liem Sioe Liong.

Pemerintah Taiwan –yang ingin merdeka atas dukungan Amerika– seperti tersengat. Terowongan itu akan ”mencungul” di daratan Taiwan bagian barat daya. Tidak jauh dari kota Taipei. Itulah daratan terdekat dari Fuzhou.

Tiongkok memang sudah mengesahkan konstitusi: akan mengambil alih Taiwan –kalau perlu dengan kekerasan.
Kapan?

Rencananya diupayakan secara damai dulu. Harapannya: Partai Kuomintang bisa memenangkan Pemilu di Taiwan. Lalu membuat putusan politik: gabung ke Tiongkok. Lewat skema satu negara dua sistem –kalau perlu satu negara tiga sistem. Tapi di dua pemilu terakhir Kuomintang kalah lagi dan kalah lagi.
Kapan?

Terowongan ke Taiwan sudah ditetapkan: harus selesai pada 2035. Berarti sebelum itu urusan Taiwan harus sudah selesai. Siapa pun yang menang Pemilu di Taiwan. Pun siapa pun yang jadi presiden di Amerika.
Tiba-tiba banyak orang tua yang berdoa: agar mereka panjang umur –untuk bisa mencoba terowongan itu pada 2035. (*)

Tags: disway

Berita Terkait.

disway
Disway

Bobotoh Kuning

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Tiket Lungsuran

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Wani 2727

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Manajemen Kancilen

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Batu Mala

Senin, 22 Juni 2026 - 08:00
disway
Disway

Undangan Sirry

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:00

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1715 shares
    Share 686 Tweet 429
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1684 shares
    Share 674 Tweet 421
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1067 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    960 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan
Olahraga

Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:12

INDOPOSCO.ID - Timnas Prancis sukses menaklukkan Timnas Norwegia 4-1 dalam laga pamungkas Grup I Piala Dunia 2026 yang berlangsung di...

SelengkapnyaDetails
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.