• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Pedagang di Pasar Induk Serang Masih Takut Divaksin

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 2 Maret 2021 - 13:55
in Nusantara
Ilustrasi sejumlah pedagang di Pasar.

Ilustrasi sejumlah pedagang di Pasar.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Serang digalakkan untuk menciptakan kekebalan tubuh. Salah satunya dikabarkan pedagang akan menerima vaksin.

Khusnul Huluk, salah satu pedagang telur di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang mengaku masih takut untuk divaksin sinovac. Kabar simpang siur di media sosial yang menjadi penyebab bimbangnya Khusnul divaksinasi. Terlebih, belum ada pemahaman tentang manfaat vaksin kepada pedagang dari pemerintah.

BacaJuga:

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

“Takut. Ngelihat di Youtobe ada korban, takut. Nggak ada inikan himbauan vaksin belum tahu juga. Nggak ada (sosialisasi),” katanya saat ditemui di lapak jualnya, Selasa (2/3/2021).

Di sisi lain, Khuluk memiliki rasa takut terhadap jarum saat disuntik. Jika dibolehkan, maka pihaknya lebih baik memilih tidak divaksin.

“Ya kita mah ikut saja lah. Takut sih pengennya mah nggak. Apalagi sama jarum, saya takut jarum. Iya (harusnya ada pemahaman dulu). Saya juga nggak tahu asal mulanya dari mana ya,” ujarnya.

Ia menerangkan, jika ada pemahaman tentang manfaat vaksin dari pemerintah, pihaknya akan mempertimbangkan untuk mengikuti vaksinasi.

“Ya lihat nanti saja gimana. Belum tahu efek sampingnya,” terangnya.

Di tempat yang sama, seorang pedagang telur, Taya menuturkan, hingga kini belum ada pendataan dari pemerintah khusus untuk pedagang agar divaksin.

“Ya gimana enaknya saja. Nggak tahu ya. Belum, tapi Disperindag belum ke sini. Nggak ada (pendataan KTP),” ungkapnya.

Ia menuturkan, khawatir terbesar yang ada dibenaknya adalah gejala atau efek samping pasca disuntik vaksin. Namun, jika vaksin langkah terbaik dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Corona, maka pihaknya akan mengikuti anjuran pemerintah.

“Kalau yang terbaik menurut pemerintah, ya ikut saja sebagai warga negara yang baik. Kalau memang itu yang terbaik. Kurang tahu ya (efeknya),” tuturnya. (son)

Tags: pedagangserangVaksinasi

Berita Terkait.

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 04:43
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:54
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Kamis, 26 Maret 2026 - 02:47
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Kapolda Kalteng Perpanjang Pos Pengamanan Arus Balik

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:38
Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Bentrok Warga di Adonara Ternyata Konflik Tanah Ulayat, Bukan Proyek Kopdes Merah Putih

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:41
Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik
Nusantara

Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:51

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1049 shares
    Share 420 Tweet 262
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.