• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pengawas HAM PBB Minta UEA Buktikan Putri Latifa Masih Hidup

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 19 Februari 2021 - 23:54
in Internasional
Putri Haya binti Al Hussein, istri Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum (ANTARA/REUTERS)

Putri Haya binti Al Hussein, istri Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pengawas hak asasi manusia telah meminta Uni Emirat Arab (UEA) untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang status salah satu putri penguasa Dubai, Sheikha Latifa, dan bukti bahwa dia masih hidup.

Program berita investigasi BBC, Panorama, pada Selasa (16/2) menerbitkan sebuah video yang disebutkan menyangkut Latifa. Menurut video itu, Latifa ditahan di sebuah villa yang dibarikade.

BacaJuga:

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

“Kami menyampaikan keprihatinan kami tentang situasi ini sehubungan dengan bukti video mengkhawatirkan yang muncul minggu ini. Kami meminta lebih banyak informasi dan klarifikasi tentang situasi Sheikha Latifa saat ini,” kata juru bicara Kantor Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia PBB Liz Throssell, dalam pengarahan secara virtual seperti dikutip Antara, Jumat (19/2/2021).

Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) telah mendekati kantor perwakilan permanen negara itu di Jenewa pada Kamis (18/2/2021).

“Mengingat keprihatinan serius tentang Sheikha Latifa, kami telah meminta tanggapan pemerintah sebagai prioritas […] Kami memang meminta bukti bahwa dia masih hidup,” ujar Throssell. Ia menambahkan badan tersebut akan terus memantau situasi dengan cermat.

Kantor media pemerintah Dubai dan Kementerian Luar Negeri UAE belum menanggapi permintaan komentar tersebut. Kantor media Dubai awal pekan ini mempersilakan agar pertanyaan tentang video tersebut disampaikan ke kantor hukum penguasa Dubai, Sheikh Mohammed, yang belum menanggapi permintaan komentar.

Sheikha Latifa binti Mohammed al-Maktoum menarik perhatian internasional pada 2018 ketika sebuah kelompok hak asasi manusia merilis video yang dibuat olehnya yang menggambarkan upaya untuk melarikan diri dari Dubai.

Maret tahun lalu, seorang hakim Pengadilan Tinggi London mengatakan bahwa dia menerima serangkaian tuduhan yang dibuktikan oleh mantan istri Sheikh Mohammed, Putri Haya, dalam pertempuran hukum, termasuk bahwa syekh memerintahkan penculikan Latifa.

Pengacara syekh tersebut menolak tuduhan itu. “Saya seorang sandera dan vila ini sudah diubah menjadi penjara. Semua jendela ditutup, saya tidak bisa membuka jendela sama sekali.,” kata Latifa (35) dalam video yang dipublikasikan oleh BBC.

Latifa mengatakan dia membuat video itu di kamar mandi villa, satu-satunya ruangan tempat dia bisa mengunci diri. Namun belum dapat diverifikasi secara independen kapan atau di mana video itu direkam. (wib)

Tags: Sheikha LatifaUni Emirat Arab

Berita Terkait.

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik
Internasional

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:03
Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran
Internasional

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:55
SELAT
Internasional

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:04
wondo
Internasional

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:11
aviv
Internasional

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:05
kazakstan
Internasional

Hasil Referendum di Kazakhstan: 87 Persen Lebih Warga Dukung Konstitusi Baru

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:44

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2281 shares
    Share 912 Tweet 570
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    783 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    692 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.