• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Petani Food Estate Butuh Pengering Hadapi Kondisi Basah

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 5 Februari 2021 - 01:51
in Nusantara
Petani Food Estate Butuh Pengering Hadapi Kondisi Basah
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Meningkatnya produktivitas tanaman padi yang baik, ternyata memberikan tantangan baru bagi petani di lahan food estate Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Menurut Mujianto, salah satu ketua kelompok tani, kondisi tanaman sudah baik, namun potensi rubuh dan basah akibat angin menjadi meningkat.

“Dibandingkan sebelumnya yang hanya 3,5-4 ton per hektar, saat ini sudah bisa 5-6 ton. Tantangannya tanaman rawan rubuh dan kami butuh pengering padi,” katanya.

BacaJuga:

Strategi Diam-Diam Pertamina Jaga Energi RI di Tengah Gejolak Timur Tengah

Temani Mudik Lebaran 2026, Daihatsu Siapkan Posko dan Bengkel Siaga di Jalur Strategis

Sambut Mudik Lebaran 2026, Mitsubishi Motors Siapkan Layanan Diler Siaga di Berbagai Jalur Perjalanan

Pengering padi dibutuhkan agar kualitas gabah yang dihasilkan baik, dan betul-betul kering. Selama ini petani lakukan dengan menjemur dibawah sinar matahari, butuh waktu hingga satu minggu. Mujianto meminta pemerintah memperhatikan kebutuhan ini, apalagi bagi petani di lahan rawa yang basah.

Syamsuddin, Kepala Balai Pengembangan Teknologi Pertanian Kalteng, menilai wajar harapan petani ini, dan mendukung keberadaannya. Pihaknya berjanji akan melanjutkan harapan petani ini pada pemerintah pusat.

“Pada dasarnya ada beberapa teknologi pengeringan padi, baik dengan mesin pengering yang kapasitasnya besar, atau dapat pula dengan UV dryer yang murah namun efisien,” jelas Syamsuddin.

Sebagai pendamping program food estate di Pulang Pisau, Syamsuddin mengatakan Kementan telah bersinergi bersama Pemda, TNI AD dan kelompok tani, sejak dalam proses olah tanah hingga panen.

“Sesuai arahan Bapak Mentan SYL kita akan kawal hingga hilirisasinya. Hingga proses pasca panen, sehingga nilai tambah dalam skala ekonomi yang besar dapat tercapai. Kami bekerja untuk itu,” tutupnya. (bro)

Tags: Food EstatePetani

Berita Terkait.

Perwira-Pertamina
Nusantara

Strategi Diam-Diam Pertamina Jaga Energi RI di Tengah Gejolak Timur Tengah

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:42
Daihatsu
Nusantara

Temani Mudik Lebaran 2026, Daihatsu Siapkan Posko dan Bengkel Siaga di Jalur Strategis

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:32
Dealer-Siaga
Nusantara

Sambut Mudik Lebaran 2026, Mitsubishi Motors Siapkan Layanan Diler Siaga di Berbagai Jalur Perjalanan

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:02
Mudik-BRI
Nusantara

Pulang Kampung Aman dan Nyaman, BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:01
Peserta-Mudik
Nusantara

Tradisi Tahunan Kembali Hadir, Indomaret Fasilitasi 8 Ribu Pemudik Menuju Kampung Halaman

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:30
DD-Yogya
Nusantara

JCM dan Dompet Dhuafa Yogyakarta Ajak 300 Anak Yatim Dhuafa Bermain dan Buka Puasa Bersama

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:20

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2395 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.