• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

GTRA Akan Dorong Pemberdayaan Tanah Masyarakat Papua

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 28 Januari 2021 - 11:55
in Nasional
Wamen ATR/BPN Surya Tjandra berdialog dengan petani adat di Papua.

Wamen ATR/BPN Surya Tjandra berdialog dengan petani adat di Papua.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendorong masyarakat untuk mengolah dan memanfaatkan tanahnya. Sebab pemberdayaan masyarakat merupakan bagian tak terpisahkan dari Reforma Agraria, yang saat ini digalakkan melalui rumah besar Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).

Khusus di Papua, dikenal GTRA konteks Papua sesuai dengan Inpres Nomor 9 Tahun 2020, dimana salah satu poin yang menjadi perhatian adalah pengakuan kepada wilayah dan masyarakat adat serta tanahnya.

BacaJuga:

Pelayaran Muhibah KRI Bima Suci Bawa Produk UMKM Tembus Pasar Global

SDM Unggul Disiapkan, PHTC Prabowo Didorong Lebih Agresif

Energi Transisi Jadi Senjata Pertamina Bangun Desa Rentan Lebih Resisten

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Surya Tjandra, turun langsung berdiskusi dengan masyarakat untuk mengetahui permasalahan Reforma Agraria di Papua dan mencari solusinya.

“Kami datang untuk memahami Papua, saat ini telah ada kerja sama pemetaan, rupanya di sini sudah ada peta adat, yang belum adalah di _overlay_ dengan peta kami di ATR/BPN, dimana yang jelas itu bisa dimungkinkan untuk kita berikan sertifikat kepada masyarakat. Kedua dalam jangka panjang kita ingin ada pemberdayaan setelah pengakuan dan perlindungan supaya ada tambahan pendapatan masyarakat di Papua,” ujar Surya Tjandra dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Jayawijaya, Rabu (27/12/2021).

Pada kesempatan ini, Wamen ATR/Waka BPN mengunjungi petani kedelai di Distrik Wouma yang dibina oleh Kopassus.

Ishak Wuka, salah satu petani kedelai yang menggarap tanah tanah seluas satu hektare ini mengatakan ingin mendapat bantuan dari pemerintah terkait alat penunjang untuk tanah garapannya. “Kita ingin pemerintah yang datang melihat potensi kedelai di Papua dan kita ingin mendapatkan pengakuan atas tanah adat yang kita garap,” imbuhnya.

Hal yang sama datang dari petani kopi arabika Wamena dari Distrik Walesi, Yanuas Lani. Petani kopi tersebut mengatakan kopi arabika khas Wamena ini ditanam di tanah yang berada di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut dan panen 2 (dua) kali dalam setahun. Yanuas Lani mengharapkan agar tanah yang ditananami kopi tersebut dapat disertifikatkan.

Mendengar hal tersebut, Surya Tjandra mengatakan untuk memenuhi hal-hal yang disampaikan masyarakat harus di koordinasikan dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait.

“Di Wamena potensinya yang jelas sudah ada kopi, kedelai. Untuk kedelai ini harganya lagi tinggi, di sini tidak perlu pakai pupuk, tanahnya subur tetapi tidak semua subur ada juga daerah yang gersang jadi butuh diolah salah satunya dengan traktor. Jadi kami harus koordinasi dengan K/L terkait, jadi saya harus buat nota dinas hasil kunjungan kali ini saya laporkan ada harapan masyarakat di sini agar direalisasikan,” katanya.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua, John Wicklif Aufa mengatakan, melalui GTRA dapat diangkat potensi-potensi di daerah Papua. “Kita ATR/BPN mempunyai GTRA, Pak Wamen selaku Koordinator Pelaksana GTRA Pusat akan menghubungkan ke K/L terkait untuk disampaikan dan tugas di daerah itu tugas Kanwil BPN, jadi potensi-potensi di daerah akan diangkat,” pungkasnya. (pr/wib)

Tags: GTRAKementerian ATR/BPN

Berita Terkait.

Pelayaran Muhibah KRI Bima Suci Bawa Produk UMKM Tembus Pasar Global
Nasional

Pelayaran Muhibah KRI Bima Suci Bawa Produk UMKM Tembus Pasar Global

Jumat, 3 April 2026 - 20:36
SDM Unggul Disiapkan, PHTC Prabowo Didorong Lebih Agresif
Nasional

SDM Unggul Disiapkan, PHTC Prabowo Didorong Lebih Agresif

Jumat, 3 April 2026 - 20:09
Energi Transisi Jadi Senjata Pertamina Bangun Desa Rentan Lebih Resisten
Nasional

Energi Transisi Jadi Senjata Pertamina Bangun Desa Rentan Lebih Resisten

Jumat, 3 April 2026 - 19:07
menpar
Nasional

Menpar: Halal Bihalal Jadi Momentum Tingkatkan Kinerja dan Kolaborasi Majukan Pariwisata

Jumat, 3 April 2026 - 15:05
sumono
Nasional

KKP Hentikan Aktivitas 6 Perusahaan Tanpa Izin PKKPRL di Pantura Tegal

Jumat, 3 April 2026 - 13:03
teuku
Nasional

Kementerian Ekraf Apresiasi Butter Baby Tampilkan Ikon Kreatif di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1090 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.