• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kongres Beasiswa Indonesia yang Digelar ISC dan BAZNAS Hasilkan Tujuh Resolusi

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 22 Januari 2021 - 13:32
in Nasional
baznas beasiswa
Share on FacebookShare on Twitter

indoposco.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Indonesia Scholarship Center (ISC) menggelar Kongres Beasiswa Indonesia ke-1, yang disiarkan secara daring di YouTube BAZNAS TV, pada 20-21 Januari 2021.

Kegiatan yang merupakan program kerja kolaborasi Indonesia Scholarship Center bersama Lembaga Beasiswa BAZNAS yang didukung oleh Semua Murid Semua Guru (SMSG), Pemimpin.ID dan Paragon Technology & Innovation ini merupakan wadah pertemuan para lembaga pengelola beasiswa dari semua instansi, baik lembaga pemerintah, luar negeri, perusahaan, maupun yayasan yang akan dijalankan setiap tahunnya.

BacaJuga:

Setelah Mudik, Bridgestone Ingatkan Pengendara untuk Cek Kondisi Ban

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI: Pembahasan RUU Bahasa Daerah harus Dipercepat

Mendiktisaintek: Krisis Global Jangan Ganggu Pembelajaran di Kampus

Acara ini menghasilkan tujuh resolusi yang bertujuan untuk memajukan pendidikan di Indonesia melalui beasiswa. Yang pertama adalah mendorong Pemerintah untuk memastikan pengelolaan beasiswa sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Kedua, perlunya adanya forum-forum diskusi bersama untuk me-review dan mengevaluasi regulasi beasiswa agar sesuai dengan konteks dan perkembangan terbaru serta forum tersebut akan menjadi wajah evaluasi secara berkala terhadap proses, tahapan dan dampak beasiswa. Ketiga, pengembangan yang mengadopsi kode etik, pedoman atau standar pengelolaan beasiswa yang sudah ada. Kata Didin N. Hidayat selaku Direktur Eksekutif Indonesia Scholarship Center.

“Kemudian yang keempat, terwujudnya pemerataan akses informasi beasiswa yang mampu menyentuh kalangan luas masyarakat Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke, dimulai dari terwujudnya pusat data beasiswa yang komprehensif, satu pintu dan bisa diakses dengan mudah oleh kalangan luas masyarakat Indonesia,” kata Didin.

Direktur Utama BAZNAS RI, M Arifin Purwakanta menambahkan, yang kelima yakni terwujudnya pusat-pusat pelatihan persiapan beasiswa dan pelatihan SDM Unggul yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mempersiapkan SDM Indonesia agar siap mendaftar beasiswa, sehingga terciptanya pertambahan signifikan jumlah generasi muda Indonesia yang berhasil meraih mimpi menempuh studi lanjut melalui beasiswa.

Keenam, terwujudnya sinergitas antara lembaga pengelola beasiswa, pemerintah pusat dan daerah, perusahaan, NGO, komunitas beasiswa dan semua pihak yang terkait dengan beasiswa.

“Kemudian yang terakhir, terwujudnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia terutama kontribusi dari para alumni penerima beasiswa yang mampu berkiprah di level regional, nasional dan dunia dan membangun Indonesia dari berbagai segi,” kata Arifin.

Sementara itu, Muhammad Fadhli selaku Moderator acara dan juga selaku Direktur Kerjasama Indonesia Scholarship Center mengajak semua pihak melalui momentum Kongres Beasiswa Indonesia ini. “Mari kita semua (baik pemerintah, lembaga beasiswa, korporasi, NGO, komunitas beasiswa, dan seluruh pihak yang terkait dengan beasiswa) bergandengan tangan dan bersinergi satu sama lain sehingga tujuan kita untuk mewujudkan Sumber Daya Indonesia yang unggul melalui peran beasiswa Indonesia bisa tercapai,” ujarnya.

Fadhli menambahkan bahwa Indonesia Scholarship Center adalah lembaga nirlaba yang memiliki peran sebagai fasilitator kegiatan beasiswa dan katalisator optimalisasi jaringan beasiswa dunia dan Indonesia.

“Kami memfasilitasi integrasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam bidang beasiswa di Indonesia, dengan visi membangun ekosistem beasiswa Indonesia yang bersinergi, visioner dan kontributif demi terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul,” ujar Fadhli.

Fadhli juga memaparkan bahwa Indonesia Scholarship Center memiliki misi sebagai fasilitator dan katalisator optimalisasi jaringan beasiswa dunia dan Indonesia, Mengelola pendataan beasiswa dunia dan Indonesia yang valid, terukur dan berkesinambungan (lengkap, akuntabel dan terbarukan/up to date), Meningkatkan literasi dan pemerataan kesempatan beasiswa di Indonesia, dan terakhir Melaksanakan pelatihan SDM untuk persiapan beasiswa bagi masyarakat Indonesia.

Kemudian tambahan dari Kepala Lembaga Beasiswa BAZNAS (LBB), Sri Nurhidayah pada acara ini mengungkapkan, dalam pemberian beasiswa BAZNAS menerapkan proses verifikasi yang detail, agar memastikan tepat sasaran. Sri menyebut, LBB melibatkan pihak ketiga dalam memberikan beasiswa, seperti tim dari kemahasiswaan kampus.

“Kita selalu melibatkan pihak ketiga tidak pernah sendiri. Kalau untuk Beasiswa Cendekia BAZNAS dalam negeri yang S1, kami melibatkan kemahasiswaan kampus, karena ada tiga hal yang harus betul-betul diperiksa. Yang pertama kampus memastikan anak tersebut adalah fakir miskin, memang dari keluarga yang tidak mampu. Meskipun secara umum kami telah mengecek di basis data terpadunya Kemensos namun faktual tetap dilakukan,” ujar Sri.

Sri melanjutkan, yang kedua adalah memastikan bahwa beasiswanya tidak rangkap. Jadi tidak boleh anak yang sudah mendapatkan, mencari lagi beasiswa. Ketiga, Sri memastikan mahasiswa tersebut bebas dari keterlibatan narkoba.

Sementara untuk di luar negeri, BAZNAS bekerja sama dengan PPMI setempat, misalnya PPMI Mesir untuk program BCB di Universitas Al Azhar Kairo. Pun dengan beasiswa di Al Bukhari International University, Malaysia, yang melibatkan pihak kampus dalam seleksi. Setelah proses seleksi, kata Sri, fokus utama adalah pembinaan.

Untuk seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS, penentuan kampus untuk dalam negeri akreditasi minimal B. Kemudian BAZNAS langsung kerja sama dengan dengan Rektor atau Wakil Rektor bidang kemahasiswaan kampus terkait hingga ke verifikasi.

“Kemudian kampus melakukan penilaian faktual dan penentuan penerbitan SK terbit sama untuk Beasiswa Cendekia BAZNAS,” kata Sri.

Selain itu, BAZNAS juga memiliki suatu sistem Dashboard, yang berguna sebagai wadah para peserta beasiswa mencatat kegiatannya sehari-hari secara berkala.

Sementara itu, Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) turut mengapresiasi inisiatif Indonesia Scholarship Congress dan Baznas menggelar kongres ini. Forum ini dinilai bisa mempererat silaturahmi sekaligus mempertemukan lebaga pengelola beasiswa di Indonesia.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Kemenko PMK) Agus Sartono mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan fokus periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo. Arah pemerintahan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia unggul.

“Sumber daya manusia yang kita harapkan profesional, produktif, inovatif, dan mampu bersaing, serta berkepribadian Indonesia,” ucap Agus.

Kongres Beasiswa Indonesia ke-1 pada hari pertama menghadirkan berbagai tokoh, di antaranya Direktur Eksekutif Filantropi Indonesia, Hamid Abidin; Deputi 2 Kemenpora, Dr. H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, MA; Direktorat Sumber Daya Ditjen Dikti Kemdikbud, Juniarti Duwi Lestari; Tokoh Kebijakan Publik, Yanuar Nugroho, Ph.D; Tokoh Alumni Beasiswa, Ahmad Fuadi; Ketua Mata Garuda, Erbi Setiawan; dan Koordinator PPI Dunia, Choirul Anam.

Sedangkan hari kedua, pada Kamis (21/1) menghadirkan berbagai narasumber, di antaranya Kepala Lembaga Beasiswa BAZNAS Ri, Sri Nurhidayah; Representative of Paragon Scholarship, Hana Kusumawardhani; Direktur Eksekutif Rumah Kepemimpinan, Adi Wahyu Adji; Study Abroad Advisor Embassy of Japan Lukman Hakim; Kepala Divisi Pelayanan LPDP RI Ratna Prabandari; Scholarship Team Coordinator Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono; Lead of Leadership Development Program TELADAN Tanoto Foundation, Anita Kristiana, M.Psi., Psikolog,CPC; Ketua Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Prof Bramantyo Djohanoutro, M.B.A., PhD., QIA; Direktur Pembinaan GTK PAUD Kemdikbud RI, Dr. Santi Ambarrukmi, M.Ed; Program Leader XL Future Leaders, Dwi Kartika Sari; Direktur Institut Kemandirian Dompet Dhuafa, Abdurrahman Usman; Education USA Advisor, Muhammad Iqbal; YSEALI Coordinator, Putra Aditya. (*)

Tags: BAZNAS

Berita Terkait.

Ban
Nasional

Setelah Mudik, Bridgestone Ingatkan Pengendara untuk Cek Kondisi Ban

Senin, 6 April 2026 - 17:18
Rapat-Menbud
Nasional

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI: Pembahasan RUU Bahasa Daerah harus Dipercepat

Senin, 6 April 2026 - 15:06
Brian
Nasional

Mendiktisaintek: Krisis Global Jangan Ganggu Pembelajaran di Kampus

Senin, 6 April 2026 - 11:42
Bongkar-Muat
Nasional

APBN Tetap Kuat, Kinerja Bea Cukai Topang Perlindungan dan Penerimaan Negara

Senin, 6 April 2026 - 11:22
menag
Nasional

Usulkan Tambah Anggaran 2026 Rp24,8 T, Menag: Fokus Revitalisasi Satuan Pendidikan dan MBG Ponpes

Senin, 6 April 2026 - 00:30
rayyan
Nasional

Kisah Rayyan Shahab, Lolos Seleksi 15 Kampus Top Dunia

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    963 shares
    Share 385 Tweet 241
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    710 shares
    Share 284 Tweet 178
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.