Gaya Hidup

Waspada Unfair Practices Raksasa Digital Dunia

INDOPOSCO.ID – Kalangan legislatif mengingatkan transformasi digital yang dilakukan Indonesia dewasa ini jangan sampai hanya dimanfaatkan para raksasa digital dunia melalui praktik unfair practices yang dikhawatirkan dapat mengisap keuntungan Indonesia, sehingga diperlukan pengawasan ketat.

“Saya katakan mereka (raksasa digital global, red) untuk jangan hanya bisa mengisap seperti spons secara ekonomi, dan merusak persaingan sehat. Jangan juga berpengaruh buruk secara sosial, tapi harus memberikan kontribusi kepada negara, kepada masyarakat, menjaga lingkungan bisnis yang adil, dan berkelanjutan. Apa yang disampaikan Presiden Jokowi ini peringatan serius,” kata Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Evita Nursanty dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/2/2021).

Ini disampaikan menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meluncurkan Program Konektivitas Digital 2021 dan Prangko Seri Gerakan Vaksinasi Nasional Covid-19 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (26/2).

Dalam pernyataannya Jokowi menegaskan, Indonesia tidak boleh menjadi korban unfair practices dari raksasa digital dunia, dan berharap agar transformasi digital menjadi solusi yang saling menguntungkan bagi semua pihak.

Evita menambahkan, raksasa digital global saat ini mendapatkan keuntungan yang sangat besar secara finansial, bahkan pada masa sulit seperti Pandemi Covid-19 saat ini. Dalam hal ini, negara dan UMKM maupun pemain digital dalam negeri dinilai dapat menjadi korban unfair practices mereka.

Salah satunya, Evita menyatakan soal pajak atau kewajiban lain, juga penyalahgunaan kekuatan mereka dalam search engine dan toko aplikasi yang dirasa lebih memaksakan layanan mereka sendiri.

Selain itu, Evita juga menyebutkan persoalan tidak seimbangnya term and conditions, unfair trading, transparansi dan data. Saat ini, ada ribuan pemain dalam industri digital global, mulai dari Google Play, Apple App Store, Microsoft Store, Amazon Marketplace, eBay and Fnac Marketplace, Facebook, Instagram, Skyscanner, Google Shopping, Google Search, Seznam.cz, Yahoo!, DuckDuckGo, Bing dan lainnya, bahkan tak sedikit para pemain baru munucl dari negara lain di luar Amerika Serikat (AS).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button