Megapolitan

Waspada Mafia Tanah, Kanwil BPN DKI Akui Mereka Kuat

INDOPOSCO.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) DKI Jakarta Dwi Budi Martono mengimbau agar masyarakat berhati-hati mengenai modus operasi mafia tanah. Pasalnya, hampir semua mafia tanah menggunakan modus sertifikat pengganti.

“Hampir semua mafia tanah itu pake modus sertifikat pengganti, alasannya karena hilang. Nah kalau sudah sertifikat elektronik hal-hal seperti itu udah enggak ada,” ujar Budi di Kantor Kanwil BPN DKI Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Budi mengungkapkan, mafia tanah dapat menciptakan figur palsu untuk mengklaim hak atas tanah yang bukan haknya. Sehingga terjadilah peralihan yang sah walaupun figur-figur tersebut adalah palsu.

“Jadi gini kalau kita perhatikan kasus-kasus mafia di tanah, faktor yang paling menentukan yang di palsu itu apa? Orangnya, yang dipalsu itu orangnya! Jadi si mafia ini menciptakan figur yang seolah-olah pemegang hak, yang datang ke notaris itu adalah orang palsu dan dia memalsukan identitas,” jelasnya.

Selain itu, dia juga mengakui bahwa Mafia tanah itu kuat sekali sampai bisa menembus orang dalam.

“Mafia itu kuat sekali sampe bisa tembus ke orang dalam. Orang dalamnya itu ya BPN, Kejaksaan, Polisi hingga hakim. Dan itu luar biasa sekali. Kalau seandainya sudah elektronik jejak digital itu nggak bisa, siapa yang membuat data ini di IT mana akan ketahuan,” imbuhnya. (yah)

Sponsored Content
Back to top button