Headline

Wah! Survei Lingkungan Belajar Bermuatan SARA

INDOPOSCO.ID – Desain Survei Lingkungan Belajar (DSLB) dalam Asesmen Nasional (AN) menuai pertanyaan publik. Pasalnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset, Teknologi (Kemendikbudristek) mengeluarkan Desain Survei Lingkungan Belajar (DSLB) dalam Asesmen Nasional (AN) tersebut dinilai bermuatan SARA.

“Desain Survei Lingkungan Belajar dalam Asesmen Nasional ternyata mirip dengan tes wawasan kebangsaan (TWK) di Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK),” kata Pengamat Pendidikan Indra Charismiaji melalui gawai, Senin (26/7/2021).

Ia mempertanyakan desain survei lingkungan belajar yang dinilai keluar dari koridor. Survei lingkungan tersebut dinilai lebih tepat untuk wawasan kebangsaan.

“Muatan survei lingkungan belajar itu seharusnya bagaimana keadaan toilet sekolah hingga fasilitas komputer di sekolah,” bebernya.

Ia menilai, muatan survei lingkungan belajar tersebut sangat sensitif. Sebab muatan SARA akan mengkotak-kotakkan bangsa.

“Ini tidak tepat kalau digunakan di dunia pendidikan,” katanya.

Ia mencontohkan beberapa pertanyaan dalam survei lingkungan belajar di antaranya: 1.saya lebih senang jika sekolah dipimpin oleh orang dengan agama/ kepercayaan yang sama dengan saya? Lalu, presiden lebih baik dijabat seorang laki-laki daripada perempuan?

“Mau dibawa kemana pendidikan Indonesia ini?” imbuhnya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button