Nasional

Waduh! 64 Persen Mahasiswa Belum Mengenal Bisnis TIC

INDOPOSCO.ID – Generasi muda harus tertarik dan mengenal industri jasa survei. Pernyataan tersebut diungkapkan Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) (Persero) Rudiyanto dalam keterangan, Kamis (12/8/2021).

Ia mengatakan, sedikitnya ada lima ribu mahasiswa dari seluruh Indonesia mengikuti kuliah daring jasa Testing, Inspection, Certification, Classification, and Statutory (TIC-CS).

“Industri TIC-CS merangkum segala industri, baik industri downstream, midstream, hingga upstream,” katanya.

“Industri TIC-CS adalah tempat yang tepat untuk belajar. Kami yakin di kemudian hari akan menjadi hal yang diperlukan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Mas Wigrantoro Roes Setiyadi menyebut, pengenalan jasa TIC diawali dengan pandangan mengenai peran Testing Inspection, and Certification (TIC) dalam industri nasional dan global.

Selain itu, menurut dia, mahasiswa juga bisa dikenalkan overview bisnis TIC di masa pandemi. “Hasil survei kami 51 persen sudah mengenal BUMN Jasa Survei, namun 64 persen belum mengetahui bisnis TIC,” katanya.

Ia menyebut, tujuan program tersebut salah satunya pengembangan talenta, yang meliputi mengedukasi dan melatih tenaga kerja, mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas untuk Indonesia, profesionalisasi tata kelola dan sistem seleksi SDM.

“Pandemi ini berdampak pada kinerja ekonomi nasional, termasuk jasa TIC. Namun, khususnya di tahun 2021 ukuran pasar TIC mengalami peningkatan pada sektor farmasi dan jasa kesehatan, serta makanan,” bebernya.

Dia berharap dengan menyatukan peranan BUMN Jasa Survei ini mampu menguatkan kapabilitas Industri TIC di Indonesia maupun di kancah global. Sebab, peranan BUMN Jasa Survei dapat melengkapi kebutuhan industri di segala sektor dan proses bisnis untuk pasar domestik dan ekspor.

“Melalui BUMN Jasa Survei, kami mampu melayani jasa Testing, Inspection, Certification, Classification, and Statutory, serta dilengkapi dengan jasa Consultancy and Training,” ujarnya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button