Gaya Hidup

Vaksinasi di Kalangan Anak Muda Dinilai Efisien Ciptakan Kekebalan Kelompok

INDOPOSCO.ID – Seseorang dapat menjadi kebal terhadap serangan virus seperti virus corona disease 2019 (Covid-19) dengan cara pulih dari infeksi sebelumnya atau melalui vaksinasi.

Namun, ada beberapa individu tidak dapat menjadi kebal karena alasan medis, seperti imunodefisiensi atau imunosupresi. Untuk komunitas seperti ini, kekebalan kelompok merupakan cara perlindungan yang sangat penting, setelah ambang atau angka tertentu tercapai.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Rheumatologist) dari Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Sandra Sinthya Langow Sp.PD menjelaskan, sebagian besar populasi masyarakat perlu vaksinasi untuk menurunkan jumlah virus yang terus menyebar di seluruh populasi.

“Hal yang paling efisien adalah vaksinasi Covid-19 kepada kelompok anak muda¬†rentan umur dimulai dari usia 18 tahun,” ujarnya melalui edukasi secara live pada aplikasi Instagram, di Karawaci, Tangerang, Senin (14/6).

Dijelaskannya, vaksin melatih sistem kekebalan tubuh untuk membuat protein yang melawan penyakit, yang dikenal sebagai antibodi. Seperti yang akan terjadi ketika seseorang terpapar suatu penyakit, vaksin bekerja tanpa membuat seorang sakit dan terinfeksi suatu virus.

“Orang yang divaksinasi dilindungi dari suatu penyakit yang menularkan patogen. Hal tersebut akan memutus rantai penularan,” tutur dr Sandra.

Vaksinasi kepada masyarakat untuk rentan usia di atas 18 tahun pada beberapa waktu yang lalu merupakan langkah yang menggembirakan. Sebab, data menunjukan bahwasannya 57 persen penderita atau yang terpapar Covid-19 di Indonesia adalah kelompok masyarakat dengan usia 31 – 59 tahun dan sangat berpengaruh mencapai kekebalan komunal.

Adapun kekebalan komunal dapat dicapai¬† jika telah memenuhi ‘syarat keamanan’ dari lembaga terkait seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan dan lainnya sesuai dengan jenis vaksin yang tersedia di Indonesia.

“Gunakan vaksin Covid-19 yang telah disediakan pemerintah, termasuk melalui skema vaksinasi gotong royong. Kawula muda pun dapat menggunakan hal ini,” jelas dr Sandra.

Dia menjelaskan manfaat vaksinasi Covid-19, di antaranya mampu mengurangi gejala berat apabila terpapar Covid-19, risiko kematian akibat terpapar namun telah menerima vaksinasi adalah sangat kecil, serta menghambat Covid-19 bermutasi sebagai salah satu usaha virus untuk bertahan hidup.

“Syarat mendapatkan vaksin adalah kondisi tubuh sehat dan normal, serta sama sekali tidak benar akan informasi ketika mendapat vaksin. Covid-19 akan disusupkan ke dalam tubuh. Karena pada dosis vaksin, terdapat virus yang sudah dimatikan yang bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh,” pungkasnya. (arm)

Sponsored Content
Back to top button