Gaya Hidup

Vaksinasi Covid-19 Belum untuk Ibu Hamil dan Menyusui

INDOPOSCO.ID – Pada dasarnya, vaksinasi Covid-19 dibutuhkan setiap orang guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa belum semua orang dapat menerima vaksinasi Covid-19 tersebut.

“Saat ini, vaksinasi Covid-19 belum diberikan kepada ibu hamil dan menyusui. Hal ini disebabkan kelompok ibu hamil dan menyusui tidak disertakan dalam uji klinis vaksin Covid-19” ujar dr. I Wayan Sumo Yoga, SpOG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan Siloam Hospitals Balikpapan kepada media melalui keterangan tertulis, Jumat (2/4/2021).

Bahkan, petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dikeluarkan 2 Januari 2021 lalu, juga tidak mengikutsertakan kelompok ibu hamil dan menyusui ke dalam pentahapan kelompok prioritas penerima vaksin. Belum ada juga bukti ilmiahnya.

Adapun, rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), vaksinasi Covid-19 dapat dipertimbangan pemberiannya pada ibu hamil dan menyusui yang berisiko tinggi tertular virus Covid-19, seperti petugas kesehatan dan memiliki kondisi kesehatan lain yang dapat memburuk jika tertular Covid-19. Keputusan vaksinasi ini bersifat individual dan harus didiskusikan terlebih dahulu dengan petugas kesehatan yang merawat.

Ia menjelaskan, untuk kalangan perempuan yang berencana mengikuti program kehamilan, sebaiknya ditunda dulu kehamilannya paling lama satu bulan. Setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara lengkap.

“Pada masa vaksinasi Covid-19, diimbau agar mendapatkan jenis vaksin yang sama, agar terbentuk kekebalan tubuh yang optimal,” tuturnya.

Sedangkan untuk ibu menyusui yang terpapar, pada dasarnya, air susu ibu (ASI).merupakan sumber makanan dan nutrisi yang terbaik untuk diberikan pada bayi yang baru lahir. Sampai saat ini belum terdeteksi Covid-19 dikeluarkan melalui ASI.

Oleh karena itu, WHO menyampaikan bahwa ASI tetap diberikan dengan tetap jalani protokol kesehatan. Jika ibu dengan infeksi Covid-19 mengalami gejala yang berat, maka ASI bisa diberikan dengan metode diperah. (arm)

Sponsored Content
Back to top button