Ekonomi

Tumbuh Positif, BPR Intidana Torehkan Capaian Istimewa

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 yang melanda saat ini membuat perekonomian global dan domestik melemah. Beberapa sektor usaha pun mengalami tekanan, tak terkecuali industri perbankan di Tanah Air.

Fungsi intermediasi yang dijalankan perbankan tak berjalan normal, terutama pada sisi penyaluran kredit. Melemahnya dunia usaha membuat permintaan kredit menurun. Kualitas kredit yang berpotensi memburuk juga membayangi industri perbankan. Serta, profitabilitas perbankan juga turut tergerus.

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang menjadi bagian dari industri perbankan nasional juga merasakan dampak pandemi. Hanya saja, secara umum, fungsi intermediasi yang dijalankan bank-bank rural terlihat lebih solid ketimbang bank umum.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2020, sejumlah pos keuangan utama industri BPR mampu mencatatkan pertumbuhan positif. Dana pihak ketiga (DPK) dan kredit masing-masing tumbuh 3,52 persen dan 1,83 persen.

Aset dan modal inti juga tumbuh positif. Tapi memang jika dilihat dari sisi laba, pertumbuhannya terkoreksi 16,07 persen. Meski begitu, penurunan pertumbuhan laba industri BPR masih lebih baik daripada industri bank umum.

Meski dalam situasi yang tidak mudah, BPR Intidana Sukses Makmur (BPR Intidana) mampu menutup tahun kerja 2020 dengan pencapaian yang optimal. Fungsi intermediasi yang dijalankan BPR Intidana berjalan sangat baik.

Biro Riset Infobank (birI) mencatat, pada 2020, kredit yang disalurkan BPR Intidana sebesar Rp653,06 miliar. Secara tahunan, kredit tumbuh 7,62 persen. Sedangkan DPK tumbuh sangat tinggi, yakni 67,40 persen atau menjadi Rp544,06 miliar. Tak hanya itu, BPR Intidana juga menorehkan satu pencapaian istimewa dari sisi kinerja keuangan, yakni aset yang melampaui Rp1 triliun pada tahun lalu.

Menutup tahun 2020, BPR Intidana membukukan aset Rp1,03 triliun atau tumbuh 24,70 persen. Pertumbuhan ketiga komponen kinerja keuangan BPR Intidana itu jauh di atas rata-rata industri BPR nasional. Atas pencapaian kinerja keuangan yang baik di 2020, pada ‘Rating BPR versi Infobank 2021’, BPR Intidana mendapat predikat sangat bagus. Capaian ini juga didapatkan pada tahun sebelumnya.

“Kunci keberhasilan BPR Intidana dalam mengarungi tahun kerja 2020 adalah kerja keras dan penerapan budaya kerja baru KITE COCOK (Ketuhanan Yang Maha Esa, Integritas, Team Work, Customer Focus, Continuous Improvement) dengan fokus pada sumber daya manusia (SDM) yang andal dan berintegritas,” ujar Direktur Utama BPR Intidana, Polycarpus Feriyanto melalui keterangan tertulisnya, Ahad (15/8/2021).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button