Internasional

Tolak Reformasi Pajak, Ribuan Warga Kolombia Unjuk Rasa

INDOPOSCO.ID – Ribuan pengunjuk rasa menjawab seruan dari serikat terbesar pekerja Kolombia untuk turun ke jalan di seluruh negeri pada Rabu (28/4) waktu setempat, sebagai bentuk protes terhadap proposal reformasi pajak yang kontroversial.

Empat puluh orang ditangkap karena dugaan vandalisme dan 42 petugas polisi terluka. Polisi di kota-kota besar menyemburkan gas air mata di tengah beberapa lokasi yang ricuh. Di Bogota, 31 polisi dan warga sipil terluka. Kota Cali mengerahkan tentara dan memberlakukan jam malam pada pukul 01.00 setelah beberapa bus dibakar. Demikian seperti dikutip Antara, Kamis (29/4/2021).

Para pemimpin serikat pekerja menyerukan agar demonstrasi untuk dilanjutkan pada Kamis dan mengumumkan bahwa protes berikutnya akan dilangsungkan untuk 19 Mei. “Kami meminta Presiden Duque untuk mencabut reformasi pajak,” kata Ketua Central Union of Workers (CUT) Francisco Maltes.

Reformasi pajak yang diusulkan oleh pemerintahan Presiden Ivan Duque akan meningkatkan pajak pada individu dan bisnis serta menghilangkan banyak pengecualian. Reformasi pada awalnya dimaksudkan untuk mengumpulkan sekitar 6 miliar dolar AS atau Rp86 triliun, setara dengan dua persen dari produk domestik bruto (PDB).

Pemerintah juga menyarankan untuk memperluas jenis barang yang dikenai pajak pertambahan nilai (PPN), dengan mengatakan reformasi sangat penting bagi Kolombia untuk mempertahankan peringkat utang tingkat investasinya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button