Ekonomi

Tata Niaga Unggas Gagal, Peternak Rugi Rp 5,4 Triliun

INDOPOSCO.ID – Kegagalan tata niaga unggas yang berdampak kepada kelebihan pasokan ayam di pasaran, telah mengakibatkan peternak ayam rakyat mengalami kerugian hingga Rp5,4 triliun selama dua tahun terakhir.

Ketua Paguyuban Peternak ayam Rakyat Nasional (PPRN) Alvino Antonio mengatakan, sejak pertengahan 2018, harga ayam hidup/live bird (LB) jatuh di bawah harga pokok produksi (HPP) dan mengakibatkan ratusan ribu peternak ayam rakyat merugi.

“Persoalan utamanya adalah kegagalan dalam mengendalikan supply and demand (tata niaga) unggas sehingga terjadi over supply dan mengakibatkan harga di pasar hancur,” ujar Alvino seperti dilansir Antara, Senin (15/3/2021).

Dampak kegagalan pengendalian tata niaga tersebut, tambahnya, terjadi pasokan berlebih ketersediaan ayam hidup sebesar 63.280.823 ekor ayam. Terkait hal itu, PPRN mengajukan Nota Keberatan kepada Kementerian Pertanian karena dianggap terlambat menjalankan kewajiban sesuai kewenangannya, keliru dalam menggunakan data, dan pelaksanaan kewenangan tanpa ada pengawasan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button