Internasional

Taliban: Perang Afghanistan Sudah Berakhir

INDOPOSCO.ID – Taliban pada Ahad (15/8) menyatakan perang sudah berakhir di Afghanistan serta menyerukan hubungan damai dengan komunitas internasional.

Juru bicara kelompok gerilyawan itu, Mohammad Naeem, dalam wawancara dengan stasiun TV Al Jazeera menjelaskan kalau Taliban tidak mau hidup terisolasi.

Ia menjelaskan aturan kekuasaan serta bentuk pemerintahan akan segera diselesaikan.

Taliban menghormati hak-hak perempuan serta kaum minoritas, dan kebebasan berekspresi dalam hukum syariat Islam, tutur Naeem.

Ia menambahkan Taliban ingin menjalin hubungan damai serta membangun komunikasi yang sudah mereka buka dengan negara lain.

“Kita meminta semua negara serta entitas untuk duduk bersama menyelesaikan berbagai masalah,” tutur Naeem seperti dikutip Antar, Senin (16/8).

Pemberontak Taliban memasuki Kabul pada Minggu serta Presiden Ashraf Ghani meninggalkan Afghanistan.

Ghani menjelaskan dirinya ingin menghindari pertumpahan darah.

Situasi itu membuat Taliban semakin dekat dengan pengambilalihan kekuasaan Afghanistan, 20 tahun setelah mereka digulingkan oleh invasi pasukan asing pimpinan AS.

Naeem menjelaskan tidak ada diplomat ataupun kedutaan yang menjadi target serangan dan Taliban akan menjamin keselamatan warga negara asing serta misi diplomatik.

Pelarian Ghani tidak diperkirakan sebelumnya dan” bahkan orang- orang dekatnya juga tidak mengiranya,” tutur Naeem.

“Kita siap berdialog dengan semua tokoh Afghanistan serta akan menjamin perlindungan yang mereka perlukan,” tutur dia pada Mubasher TV Al Jazeera.

Taliban sudah meraih hasil yang telah diperjuangkan serta dikorbankan selama 20 tahun, tutur Naeem, dan akan mengadopsi kebijakan yang tidak mencampuri urusan negara lain.

“Kita sudah mencapai apa yang kita cari, yakni kebebasan negara kita serta kemerdekaan untuk rakyat kita,” tutur ia.

“Kita tidak akan membiarkan siapa pun yang memanfaatkan tanah air kita untuk menyerang seseorang, serta kita tidak ingin melukai mereka.”

“Kita tidak berpikir kalau kekuatan asing akan mengulangi lagi kegagalan mereka di Afghanistan.” (mg2)

Sumber: Reuters

Dikutip dari: Antara

Sponsored Content
Back to top button