Nusantara

Tak Sesuai Bestek, Badak Banten Perjuangan Ancam Blokir Jalan Cirabit

INDOPOSCO.ID – Pembangunan jalan nasional Cikande-Rangkasbitung (Cirabit) sepanjang lebih 10 kilometer diduga tidak sesuai bestek, sehingga membuat jalan kini kembali rusak parah, menyebabkan hampir setiap hari terjadi kecelakaan lalu lintas akibat pengendara terperosok ke dalam lubang jalan.

Padahal ruas jalan yang menjadi akses dari Rangkasbitung ke Jakarta maupun sebaliknya itu baru saja dilakukan perbaikan, dari mulai Kelurahan Cijoro Lebak, Cisalam, Nameng, Citeras Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, hingga Kecamatan Kopo,Kabupaten Serang.

Berdasarkan pemantauan INDOPOSCO, ruas jalan nasional Cirabit kini mirip kubangan kerbau saat turunnya hujan, sehingga sangat membahayakan bagi pengendara,baik kendaraan roda dua maupun roda empat, karena sepanjang jalan kondisinya rusak parah dengan lobang jalan yang menganga dan di perparah minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).

Ruhiyat, salah seorang warga Cisalam mengungkapkan, hampir setiap hari terjadi kecelakaan lalu lintas di ruas jalan tersebut akibat terperosok ke dalam lobang jalan.” Kalau kecelakaan hampir setiap hari terjadi di sekitar batas kota dan Citeras, meski belum ada korban nyawa namun banyak yang luka dan patah tangan,” ungkap Ruhiyat, Rabu (24/2/2021).

Menyikapi kerusakan ruas jalan yang sudah berlangsung cukup lama itu membuat Ormas (Organisasi Masyarakat) Badak Banten Perjuangan (BB Perjungan) dalam waktu dekat mengancam akan memblokir ruas jalan nasional tersebut, dan akan melakukan aksi demo ke kantor PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Penanganan Jalan Nasional (PJN) Banten I di Kawasan Ciceri, Kota Serang.

“Jika tidak ada perbaikan minggu ini, kami akan memblokir jalan nasional Cirabit, karena sudah banyak berjatuhan korban akibat jalan rusak,” ungkap Ketua Umum BB Perjungan Eli Sahroni, kepada INDOPOSCO.ID, Rabu (24/2/2021)

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button