Headline

Tahun Ajaran Baru 2021, Pengamat: Pemerintah Jangan Alasan Tidak Siap PJJ

INDOPOSCO.ID – Tahun ajaran baru 2021/2022 baru dua hari dilaksanakan. Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat karena kasus Covid-19 tinggi, memaksa siswa belajar jarak jauh berbasis online.

“Pembelajaran jarak jauh (PJJ) sekarang harus lebih siap. Dan pemerintah harus lebih tanggap, apalagi PJJ sudah diberlakukan sebelumnya di 2020 lalu,” ujar Pengamat Pendidikan Deddi Nordiawan melalui gawai, Selasa (13/7/2021).

Kesiapan pemerintah di sini, dikatakan Deddi meliputi kebutuhan siswa dan orangtua. Seperti kesiapan mental siswa karena masalah jaringan. Dan kesiapan dinas pendidikan di daerah terkait materi pembelajaran.

“Jangan sampai kita mengulang kesalahan sebelumnya. Kita harus improve (perbaiki) seperti dinas pendidikan yang lebih respon dan siap dengan materi belajar PJJ,” katanya.

Dia mengatakan, pelaksanaan PJJ sebelumnya, masih ditemukan siswa harus datang ke sekolah hanya sekedar mengambil tugas. Padahal itu sangat rentan terpapar Covid-19, bila dilakukan saat ini.

“PJJ kali ini lembar kerja siswa (LKS) harus berbasis elektrolik, bisa dengan melalui Whatsapp (WA). Dulu saja (PJJ) masih ada guru yang gaptek menggunakan WA,” ucapnya.

Ia berharap guru kali ini siap mengajar dengan PJJ. Di sejumlah daerah guru sudah siap menggunakan aplikasi google classroom dan aplikasi pembelajaran lainnya.

“Kita belum siap transformasi digital. Jadi harus ada perbaikan dari PJJ pada awal pandemi. Dulu anak-anak sempat kosong (tidak belajar) 3 bulan,” tegasnya.

Deddi mengingatkan, agar pemerintah tidak berdalih tidak siap menerapkan PJJ pada saat ini, hanya alasan ingin menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Pasalnya, penerapan PJJ pada tahun ajaran baru 2021/2022 bukan kali pertama.

“Kita harus paksa siap. Pemerintah harus jadi fasilitator, apa yang kurang? Pantau guru, sekolah. Dan itu bisa dilakukan dengan recofusing dana penanganan Covid-19 untuk penguatan sekolah,” ungkapnya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button