Nasional

Soal Umrah, Kemenag Minta Kejelasan Dubes Arab Saudi

INDOPOSCO.ID – Kementerian Agama melalui Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah( PHU) menemui Duta Besar Arab Saudi Esham Altsaqafi di Jakarta, meminta kejelasan soal umrah yang rencananya dibuka untuk internasional pada 10 Agustus 2021.

” Kita meminta penjelasan pada Duta Besar, hal teknis detail pelaksanaan umrah di masa pandemi,” ucap Plt. Dirjen PHU Khoirizi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Khoirizi menjelaskan pihaknya ingin mendapatkan informasi yang utuh soal pelaksanaan umrah tahun ini. Pasalnya, ada sejumlah informasi yang beredar mengenai persyaratan umrah.

Dalam ketentuan yang tertuang dari pengumuman itu, 9 negara, termasuk jamaah asal Indonesia, wajib menjalani karantina 14 hari di negara ketiga sebelum sampai di Arab Saudi.

Setelah itu, Arab Saudi hanya mengakui 4 tipe vaksin yaitu Pfizer, Moderna, AstraZeneca, serta Johnson& Johnson. Adapun Indonesia yang mayoritas sudah memperoleh vaksin Sinovac wajib memperoleh satu dosis penguat( Booster) dari 4 vaksin rekomendasi.

” Banyak hal yang berkembang, dan kami meminta informasi resmi dan valid agar isu- isu terkait dengan umrah lebih jelas,” tutur ia.

Dalam pertemuan itu, tutur Khoirizi, pemerintah mendapat sejumlah informasi dari Dubes, salah satunya terkait vaksin.

Khoirizi menyampaikan kembali pandangan Dubes yang menyatakan kalau terpenting adalah vaksin Sinovac sudah memperoleh persetujuan dari WHO.

Dubes juga mengatakan kalau pihaknya sangat memahami psikologi umat Islam, khususnya di Indonesia, dan kerinduan mereka untuk berkunjung ke Haramain serta berziarah ke makam baginda Rasulullah sangat besar.

” Oleh sebab itu, kita semua berharap pandemi ini segera dapat ditangani dengan baik, sehingga bisa kembali seperti sediakala” tutur Khoirizi menyampaikan harapan Dubes. (mg2)

Sponsored Content
Back to top button