Nasional

Soal Haji 2021, PB HMI Minta Semua Pihak Duduk Bersama

INDOPOSCO.ID – Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merespons kabar terkait batalnya pemberangkatan jamaah haji Indonesia tahun ini. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas beberapa waktu lalu.

Salah satu alasannya adalah karena memang Kerajaan Arab Saudi hingga kini belum mengundang pemerintah Indonesia untuk membahas dan menandatangani nota kesepahaman tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

Pj Ketua Umum PB HMI Abdul Muis Amiruddin menyebut situasi ini adalah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi kalau sejak awal sudah dibicarakan secara bersama-sama antar lembaga.

“Kerajaan Arab Saudi sejak awalkan belum pernah mengundang Indonesia untuk penandatanganan nota kesepahaman tentang persiapan haji 2021, itu memang berarti bahwa Indonesia tahun ini belum diberi ruang untuk bicara kuota Haji tahun ini,” ujar dia melalui keterangan tertulisnya, Senin (7/6).

Muis mengatakan, biasanya persiapan pemberangkatan itu biasanya melalui persiapan yang panjang, tidak hanya sekedar pemberangkatan tapi termasuk pemondokan, persiapan catering, persiapan vaksinasi dan lain-lain sebagainya.

“Karena persiapannya panjang jadi mestinya sejak dulu sudah dikomunikasikan secara terbuka antar lembaga agar masyarakat juga bisa memberikan penilaian,” jelas dia.

Muis melanjutkan, pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, itu wajar-wajar saja karena memang Indonesia memang belum dapat kejelasan. Oleh karena itu harusnya kerajaan Arab Saudi dalam hal ini otoritas haji harusnya sejak awal memberi kepastian kepada Indonesia. Jika tidak ada kejalasan seperti itu wajar saja akan mengundang berbagai opini.

“Poinnya adalah setidaknya Kedubes (Kedutaan Besar) Arab Saudi sudah memberi klarifikasi dan membuka ruang untuk berkomunikasi, tentu itu sisi positif dari pernyataan Bapak Sufmi Dasco,” tegas dia.

Muis menyarankan agar seluruh stakholder yang mengurusi Haji Indonesia termasuk Arab Saudi yang memiliki otoritas haji mestinya duduk bersama membicarakan ini dengan baik agar rakyat Indonesia mendapatkan kejelasan.

“Buka komunikasi dengan segera antar lembaga, uraikan semua pandangan disana hingga mendapatkan titik terang dan menguntungkan semua pihak,” pungkasnya.

Adapun Sufmi Dasco dalam keterangannya pekan lalu meminta otoritas arab Saudi segera memberi kepastian kuota haji. (ibs)

Sponsored Content
Back to top button