Nasional

Sinergi, Langkah Aktif Bea Cukai Genjot Ekspor Nasional

INDOPOSCO.IDBea Cukai terus perkuat sinergi dan koordinasi, serta jalin koordinasi kepada instansi lain dalam rangka mendorong potensi ekspor produk lokal. Kali ini sinergi dilakukan oleh Bea Cukai di Semarang, Magelang, Merak, Ambon dan Gorontalo di masing-masing wilayah.

Plt. Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Hatta Wardhana menyampaikan bahwa sejalan dengan fungsi utama Bea Cukai sebagai trade facilitator dan industrial assistance, Bea Cukai telah berperan aktif dalam mewujudkan fungsi tersebut, salah satunya dengan melaksanakan berbagai sinergi untuk mendorong peningkatan ekspor.

Di Semarang, dalam rangka menjalin koordinasi dengan PT. Pelindo III, Bea Cukai Tanjung Emas hadiri undangan Pelindo dalam rangka evaluasi kinerja kegiatan bongkar muat. Koordinasi ini diharapkan dapat perkuat sinergi ke setiap stake holder yang terlibat dalam proses bisnis di lingkungan kerja pelabuhan Tanjung Emas.

“Tujuan kegiatan ini guna mendengarkan masukan dan persoalan yang dialami, tentunya yang berkaitan dengan ekspansi Bea Cukai dan Pelindo III dalam kegiatan pelabuhan saat ini. Sehingga sinergi ini diharapkan dapat memperbaiki iklim investasi, dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional,” ungkap Hatta.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Magelang. Bea Cukai Magelang terima kunjungan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkopukm) Kabupaten Magelang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk pengembangan UKM menuju pasar ekspor sekaligus usaha menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Magelang. “Seperti diketahui, setiap daerah penerima dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) memiliki berbagai program pemanfaatan, khususnya di bidang penegakan hukum yang meliputi sosialisasi, pengumpulan informasi dan operasi Bersama,” ujar Hatta.

Kemudian di Cilegon, Bea Cukai Merak menghadiri kegiatan bimbingan teknis akselerasi ekspor yang diselenggarakan oleh Balai Karantina Kelas II Cilegon. Kegiatan ini merupakan bagian dari program gerakan tiga kali ekspor (Gratieks) yang digagas oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dihadiri oleh pengusaha UMKM dan dinas terkait di Kabupaten Lebak kegiatan ini menyasar pada peningkatan pengelolaan komoditas unggulan lokal yaitu jahe merah, vanili, gula semut, sarang burung walet, tanduk, dan talas beneng. Bea Cukai Merak sebagai fasilitator perdagangan dan industri menyampaikan komitmennya untuk senantiasa mendukung ekspor melalui beberapa program diantaranya adalah klinik ekspor yang tersedia di setiap kantor pelayanan.

Di Ambon, Bea Cukai Ambon bersinergi dengan Karantina Pertanian dan Garuda Indonesia terkait rencana eksportasi dari salah satu UKM yaitu Ma’ Olla. Kegiatan ini adalah salah satu upaya peningkatan daya saing ekspor Indonesia Timur melalui penerbangan langsung kargo udara ke Tokyo (Narita) Jepang. Bea Cukai Ambon pada prinsipnya siap mendukung ekspor ini dan akan terus memberikan fasilitas semaksimal mungkin untuk mendorong produk Indonesia agar dapat bersaing di pasar mancanegara.

Dari wilayah Gorontalo, peningkatan ekspor yang cukup pesat di Provinsi Gorontalo tahun ini, mendorong Bea Cukai Gorontalo untuk melakukan koordinasi dengan Diskumperindag Gorontalo terkait dukungan yang akan diberikan kepada UMKM yang ada di provinsi Gorontalo. Dalam kegiatan ini dibahas juga kendala yang sering dihadapi, yaitu masalah kemudahan fasilitas serta perbandingan tarif domestik dan ekspor. Dalam tugasnya Bea Cukai Gorontalo menyatakan dukungan penuh untuk peningkatan ekspor oleh UMKM Gorontalo dan berkomitmen untuk melakukan asistensi ekspor hingga pemberian kemudahan fasilitas ekspor. (ipo)

Sponsored Content
Back to top button