Headline

Sesali Perbuatannya Bikin Resah, Tersangka Vaksin Kosong Minta Maaf

INDOPOSCO.ID – Tenaga kesehatan berinisial EO yang menjadi tersangka kasus suntikan vaksin kosong di kawasan Pluit, Jakarta Utara menyesali perbuatannya. Ia kemudian meminta maaf atas perbuatannya.

Terkhusus ia menyampaikan maaf kepada korban penyuntikkan vaksin kosong berinisial BLP, serta kepada orang tua korban. Tindakan tersebut disebut merupakan kelalaiannya.

“Saya mohon maaf, terlebih terutama kepada orang tua dan anak yang saya telah vaksin. Saya mohon maaf sebesar-besarnya, saya tidak ada niat apapun,” kata EO di Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (10/8/2021).

Sebagai seorang perawat, dirinya mengaku hanya ingin mensukseskan program vaksinasi Covid-19. Meski, kejadian tersebut bikin gaduh dan berujung berurusan dengan hukum.

“Saya murni hanya ingin membantu menjadi relawan memberikan vaksin. Saya juga minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah resah oleh kejadian ini,” tuturnya.

Polisi telah menetapkan EO sebagai tersangkan dan disangkakan melanggar Undang-Undang Nomor 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Ia mengaku siap menghadapi proses hukum yang menjeratnya. Dengan ancaman kurungan penjara selama 1 tahun. “Saya akan mengikuti segala proses, akan saya jalani. Saya mohon maaf,” ucapnya.

Terkait pelaksanaan vaksinasi di daerah Pluit, di salah satu SMA Kristen di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara terjadi pada 6 Agustus lalu. Kejadian itu sempat viral di media sosial Twitter karena tabung suntik (spuit) kosong. (dan)

Sponsored Content
Back to top button