Nasional

Sekum PP Muhammadiyah: Taat Prokes itu Bagian dari Pengorbanan

INDOPOSCO.ID – Perayaan dan salat Iduladha di rumah merupakan bagian dari pengorbanan. Pernyataan tersebut diungkapkan Sekretaris Umum (Sekum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Muti dalam acara daring, Selasa (20/7/2021).

Dikatakan Abdul, masyarakat harus melihat realita, dengan menempatkan keselamatan di atas perayaan Hari Raya Iduladha secara terbuka. Melaksanakan salat Iduladha di rumah dan melakukan pemotongan kurban di tempat pemotongan hewan.

“Syiarnya agak sedikit berkurang, tapi nilai syariatnya sama saja,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, merayakan dan salat Iduladha di rumah bukan melanggar syariat. Karena, dalam syariat memberikan tuntunan melaksanakan ibadah dalam keadaan darurat.

“Mengutamakan keselamatan, maka bisa melaksanakan salat Iduladha di rumah,” katanya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, pandemi Covid-19 bukan azab tetapi musyba atau air yang segar untuk diminum. Dalam tuntunan agama Islam, Allah mengajarkan kepada manusia untuk bersabar saat menerima ujian.

“Sabar itu tidak tergesa-gesa, menerima keadaan sebagai realitas (mau bagaimana lagi) dan melakukan evaluasi diri,” terangnya.

Semua keadaan saat ini, dikatakan dia tidak lepas dari kehendak Tuhan (takdir). Tentu saja, menurutnya, manusia wajib dengan mengambil pelajaran dari taqdir tersebut.

“Takdir itu terjadi karena hukum sunatulloh (sebab akibat). Dengan demikian pandemi yang belum berhenti, maka kita pelajari perilaku kita,” ujarnya.

Ia yakin dengan perilaku yang taat pada protokol kesehatan (Prokes) akan menurunkan kasus Covid-19. Bagian dari evaluasi diri tersebut harus diikuti strategi untuk menyusun masa depan.

“Kita tidak boleh merapati keadaan. Ini jadi momentum untuk kita melompat dengan melakukan berbagai hal,” ucapnya.

“Tingginya pasien meninggal juga bagian untuk menyusun masa depan. Karena akan muncul masalah sosial seperti anak yatim, janda dan masalah ekonomi lainnya,” imbuhnya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button