Nusantara

Sekda Banten Dilaporkan ke Kemendagri dan Kemensesneg, Ini Penyebabnya

INDOPOSCO.ID – Presidium Non-Governmental Organization (NGO) Banten melaporkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Al Muktabar ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg). Sekda Banten ini dinilai tidak bisa menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) dengan baik sebagai pimpinan tertinggi aparatur sipil negara (ASN).

“Sekda Banten tidak melaksanakan fungsinya, seperti koodinasi penyusunan kebijakan daerah, koordinasi pelaksanaan tugas perangkat daerah, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah, pelayanan administrasi, pembinaan ASN pada instansi daerah serta pelaksanaaan tugas lain yang diberikan oleh kepala daerah,” kata Koordinator Presidium NGO Banten, Kamaludin, Sabtu (10/4/2021).

Kamaludin menegaskan, berdasarkan kebijakan yang terjadi terhadap regulasi di Pemprov Banten terkait kepegawaian hingga tata kelola keuangan daerah, Sekda sebagai ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dan ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sudah tidak layak karena tidak mampu lagi menjalankan tugasnya.

“Laporan sudah kami sampaikan hari Jumat (9/4/2021), satu bundel berkas. Sudahlah ini menjadi wewenang Inspektorat Jenderal Kemendagri RI, kita tunggu saja keputusannya nanti,” ujarnya.

Diminta untuk Dipecat

Secara terpisah, akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Ikhsan Ahmad mendesak agar Sekda Banten Al Muktabar dipecat dari jabatannya karena tidak mampu menjalankan tupoksinya secara baik dan benar.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button