Megapolitan

Sebanyak 37 Balita Depok Terkonfirmasi Positif Covid-19

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 37 anak bawah lima tahun (balita) di Kota Depok terkonfirmasi positif Covid-19. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melansir data bahwa sebaran pasien Covid-19 untuk kelompok usia ini mengalami peningkatan,

“Kami tak pernah bosan mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Yakni mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan menjaga jarak,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana seperti dikutip Antara, Selasa (13/7/2021).

Dia juga mengingatkan agar masyarakat rajin mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama.

Data yang dirilis per 12 Juli 2021, kasus positif Covid-19 ditemui di seluruh kelompok usia, mulai dari balita sampai lansia di atas 80 tahun. Pada kelompok usia 0-5 tahun terdapat 37 kasus, pada usia 6-19 tahun terdapat 117 kasus. Lalu, pada usia 20-29 tahun ditemukan 189 kasus, dan usia 30-39 tahun jumlah kasusnya mencapat 200.

Kemudian pada usia 40-49 tahun ada 206 kasus, usai 50-59 tahun terdapat 122 kasus, usia 60-69 tahun ada 62 kasus, usia 70-79 tahun ada tujuh kasus, dan usia lebih dari 80 tahun tercatat tiga kasus.

Sedangkan untuk data perkembangan kasus virus Corona atau Covid-19, berdasarkan data yang dirilis per tanggal 12 Juli 2021, jumlah pasien sembuh sebanyak 367 orang. Jumlah pasien sembuh setiap harinya terus bertambah. Dengan penambahan tersebut, total pasien sembuh menjadi 56.379 orang atau 79,39 persen.

Sedangkan kasus konfirmasi positif secara total terdapat 71.012 orang dan kasus konfirmasi aktif sebanyak 13.362 orang. Untuk kasus suspek aktif ada 324 orang serta kasus kontak erat aktif ada 4.163 orang. Pada data tersebut, juga terjadi peningkatan kasus pasien yang meninggal dunia menjadi 14 orang. Dengan demikian, jumlah total meninggal dunia sebanyak 1.271 orang.

Sementara untuk pasien probabel aktif tidak mengalami penambahan yakni hanya 17 orang yang merupakan kasus suspek dengan ISPA berat dan gagal napas. Atau meninggal dunia dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR. (wib)

Sponsored Content
Back to top button