Nasional

Sambangi Keraton Kacirebonan, KemenkopUKM Beri Dukungan

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi dan UKM memberikan dukungan terhadap pelestarian budaya dan pelaku usaha mikro dan kecil.

“Kami beserta jajaran KemenkopUKM mengucapkan terima kasih karena diberi kesempatan bersilaturahmi dengan Kesultanan Kacirebonan, selain menegaskan dukungan kami pada pelestarian budaya juga memperkuat dukungan pelaku usaha mikro dan kecil,” kata Sekretaris KemenkopUKM Arif R. Hakim saat kunjungan ke Sultan Keraton Kacirebonan ke IX Pangeran Abdul Gani Natadiningrat di Prabayaksa, Keraton Kacirebonan, Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (28/5/2021).

Kunjungan tersebut dimeriahkan pertunjukan kesenian sintren, tari topeng kelana serta hidangan kuliner nasi bogana, dan makanan khas Cirebon lainnya.

”Kami sangat bangga bisa menyaksikan kebudayaan Kesultanan Cirebon dan mudah-mudahan menambah kecintaan kita semua pada budaya nasional dan memperkuat semangat kita dalam mencintai produk buatan Indonesia, terlebih kita sekarang mengkampanyekan Bangga Buatan Indonesia (BBI),” tambah Arif R Hakim dalam rilis yang diterima, Sabtu (29/5/2021).

Sementara itu, Sultan Keraton Kacirebonan Pangeran Abdul Gani Natadiningrat menyambut gembira kunjungan silaturahmi SeskemenkopUKM sekaligus memberikan apresiasi atas support terhadap pelestarian budaya nasional khususnya warisan budaya Keraton di Indonesia.

Pangeran Abdul Gani menjelaskan, Cirebon terkenal dengan heritage pusaka sejarah yang sudah melalui perjalanan panjang. Banyak hal- hal yang unik dan menarik terkait kearifan lokal dan produk UMKM.

Ia mencontohkan, kerajinan batik dengan motif Megamendung yang juga bisa dibuat ukiran dan lukisan kaca, plakat batik. Juga kerajinan topeng yang diilhami seni tari Gedok. “Selain produk UMKM, keraton juga memiliki paket wisata sejarah, Dinner bersama Sultan dan pertunjukan tari-tarian. Namun karena pandemi, sudah tiga bulan terakhir ini paket wisata ke Keraton ikut terdampak,” jelas Pangeran Abdul Gani.

Pangeran yang pernah beberapa tahun bekerja di perbankan sebelum menjadi Sultan Kacirebonan ini menambahkan, kini pihaknya bersama permaisuri merintis kerajinan manik-manik yang dijual secara online maupun offline. “Skalanya masih kecil untuk kegiatan para abdi dalem Keraton, dan Alhamdulillah permintaan mulai banyak,” tambahnya. (aro)

Sponsored Content
Back to top button