Ekonomi

Rupiah Melemah Tertekan Naiknya Imbal Hasil Obligasi AS

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi 31 Maret 2021 tertekan naiknya imbal hasil (yield) surat utang atau obligasi Amerika Serikat.

Pada pukul 9.52 WIB, rupiah melemah 78 poin atau 0,54 persen ke posisi Rp14.558 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.480 per dolar AS.

“Rupiah kemungkinan tertekan sentimen kenaikan yield US treasury dan indeks dolar. Sementara itu inflasi Maret yang diperkirakan tetap rendah sebesar 1,36 persen (yoy), akan membatasi nilai tukar rupiah,” kata analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail dalam kajiannya di Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Kenaikan imbal hasil obligasi AS didorong naiknya data CB Consumer confidence AS Maret sebesar 109,7, lebih tinggi dibandingkan ekspektasi sebesar 96,5. Data tersebut menunjukan semakin baiknya ekspektasi konsumen di AS atas ekonomi negara tersebut.

“Data CB Consumer confidence AS Maret juga mengindikasikan akan naiknya konsumsi masyarakat AS dan mendorong laju inflasi,” ujar Ahmad, seperti dilansir Antara.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button