Nusantara

Ribuan Pekerja Hotel dan Restoran Di Kota Malang Dirumahkan

INDOPOSCO.ID – Ribuan pekerja hotel dan restoran di wilayah Kota Malang, Jawa Timur, terpaksa dirumahkan akibat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang merupakan upaya pemerintah untuk menekan laju penyebaran virus Corona.

Ketua Perhimpunan Hotel, dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Cabang (BPC) Kota Malang Agoes Basoeki menjelaskan, pada masa PPKM, hotel serta restoran diperbolehkan beroperasi dengan jumlah karyawan yang masuk sebanyak 50 persen.

“Sebanyak 50 persen karyawan, dirumahkan sementara. Total karyawan anggota PHRI Kota Malang sebanyak 4 ribu orang, perhitungan kasarnya, 2 ribu karyawan yang dirumahkan sementara,” tutur Agoes, Sabtu (24/7).

Agoes menjelaskan, karyawan yang terpaksa dirumahkan sementara itu, tidak mendapatkan gaji selama masa PPKM. Para karyawan itu harus dirumahkan sementara karena dalam ketentuan PPKM, hotel serta restoran dapat tetap beroperasi dengan melakukan pembatasan jumlah pekerja.

Bagi dia, beban karyawan yang dirumahkan sementara itu menjadi sangat berat, mengingat kebutuhan hidup tetap berjalan, sedangkan mereka tidak memperoleh pendapatan. dia mengharapkan, tidak ada perpanjangan masa PPKM dan penyebaran Covid-19 berhasil ditekan.

“Para karyawan itu penghasilannya turun, sementara dia harus tetap memenuhi konsumsi. Semoga tidak ada lagi perpanjangan, sehingga kami bisa mengambil langkah pemulihan,” tuturnya, dikutip dari Antara.

Walaupun situasi disaat ini sangat berat terhadap sektor perhotelan dan restoran di Kota Malang, lanjutnya, PHRI Kota Malang mematuhi aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, dalam upaya untuk menekan penyebaran virus Corona.

“Kita sangat menaati pelaksanaan PPKM, karena itu aturan pemerintah, dan memang harus ada tindakan agar penyebaran Covid-19 dapat ditekan,” tuturnya.

PHRI Kota Malang membawahi kurang lebih sebanyak 70 hotel dan restoran, dengan jumlah pekerja hingga ribuan orang. Selama masa PPKM, sektor pariwisata di Kota Malang terdampak cukup besar, yang berimbas pada pelaku usaha hotel dan restoran.

Tercatat, di Kota Malang, secara keseluruhan ada sebanyak 9.891 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dari total tersebut, sebanyak 6.606 orang dilaporkan sudah sembuh, 720 dilaporkan meninggal dunia, serta sisanya berada dalam perawatan. (mg2)

Sponsored Content
Back to top button