Nasional

Reshuffle, Nadiem Sosok Tak Tergantikan

INDOPOSCO.ID – Kinerja Nadiem Anwar Makarim dengan berbagai terobosannya dinilai memuaskan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) semestinya tetap menempatkan Nadiem Anwar Makarim untuk memimpin Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Riset dan Teknologi (Kemendibud Ristek).

“Kinerja Nadiem dengan berbagai terobosannya kan memuaskan. Penggantian justru hanya akan mengganggu transformasi pendidikan nasional dan upaya Presiden memperkuat sektor vokasi,” ujar Pengamat Pendidikan Ina Liem kepada Indoposco, Jumat (16/4/2021).

Menurut dia, Nadiem merupakan salah satu paket lengkap dari kalangan profesional yang menguasai riset, inovasi, dan keterampilan teknologi. Di era serba digital saat ini, pendidikan dan kebudayaan memerlukan berbagai langkah terobosan.

“Dalam 18 tahun terakhir kompetensi pelajar Indonesia tetap di urutan bawah. Rendahnya kompetensi pelajar membuat lulusan perguruan tinggi tidak kompetitif di dunia kerja, apalagi di bidang riset dan teknologi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ina menjelaskan, selama ini pendidikan Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara lain. Salah satu buktinya, Hasil survei PISA 2018 menempatkan Indonesia di urutan ke-74, peringkat keenam dari bawah. Dalam kategori sains, Indonesia memperoleh skor 396, jauh di bawah rata-rata skor Organisation for Economic Co-operation and Development sebesar 489.

“Selama tiga periode sebelum Nadiem, kualitas pendidikan Indonesia bahkan semakin memburuk. Secara pribadi Nadiem merupakan sosok yang telah malang melintang di dunia riset dan teknologi. Sebelum mendirikan sebuah startup besar, Nadiem lama menjadi seorang konsultan manajemen dan riset di perusahaan besar dunia,” jelasnya.

“Dalam lebih dari 1,5 tahun memimpin Kemendikbud, Nadiem juga telah meluncurkan berbagai program Merdeka Belajar. Di antara yang aplikatif adalah Program Kampus Merdeka yang berupaya mendekatkan perguruan tinggi dengan dunia usaha,” sambungnya.

Selain itu, lanjut dia, dunia pendidikan dan riset Indonesia butuh melakukan lompatan, bukan sekadar berubah. Menurutnya, Nadiem adalah sosok yang terbukti mampu melahirkan transformasi.

“Mungkin pak Jokowi tahu, untuk merombak dunia pendidikan dan riset agar membawa dampak besar kita butuh pribadi disruptif, pribadi yang seperti pak Jokowi sendiri,” imbuhnya.

Seperti diketahui, persetujuan penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek diambil dalam rapat paripurna DPR RI, Jumat (9/4/2021) lalu.

Selain penggabungan Kemendibud-Kemenristek, Jokowi sebelumnya telah bersurat kepada DPR mengenai pembentukan Kementerian Investasi. Kondisi itupun menuai perkiraan sejumlah pihak tentang siapa yang pantas menduduki jabatan kemendikbud dan ristek. (yah)

Sponsored Content
Back to top button