Nusantara

Rektor Untirta Apresiasi Kejaksaan Ungkap Kasus Pemotongan Dana Hibah Ponpes

INDOPOSCO.ID – Terungkapnya kasus dugaan pemotongan dana hibah untuk Pondok Pesantren (Ponpes) oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten,mendapat apresiasi dari rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Profesor Doktor Fatah Sulaeman, yang juga mantan ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren ( FSPP) Banten periode 2010-2015 .

Menurut Fatah, dengan ditetapkannya satu orang tersangka dan langsung ditahan oleh Kejaksaan, menandakan aparat penegak hukum tidak main main dalam mengusut kasus yang telah mencoreng nama lembaga pendidikan keagamaan di Banten tersebut.

“Dengan adanya penetapan tersangka ini, semoga semakin jelas oknumnya, dan menjadi pelajaran buat semua, agar semua tetep amanah dan jangan coba coba melakukan tindakan yang melanggar hukum, dalam mengemban amanat apapun,” ungkap Fatah kepada INDOPOSCO, Sabtu (17/4/2021).

Ketika disinggung, kemungkinan adanya pelaku lain, dan tidak tunggal dalam kasus pemotongan dana hibah sebesar Rp 117 miliar yang bersumber dari APBD Banten tersebut, Fatah mengatakan, pihaknya mempercayakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengusutnya.Karena menurutnya, aparat penegak hukum yang lebih paham terkait pengusutan kasus tersebut. “Saya tidak dalam kapasitas itu, mudah mudahan cuma oknum itu saja,” cetusnya.

Fatah juga mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan yang sudah serius dan cepat dalam mengusut kasus yang mendapat perhatian banyak pihak tersebut .” Saya juga berterima kasih kepada pihak aparat penegak hukum yang sudah bekerja profesional,sehingga bisa memberikan efek jera pelajaran buat semua,” tukasnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button