Olahraga

Rashford Minta Maaf Karena Gagal Jadi Eksekutor Penalti

INDOPOSCO.ID – Striker Inggris Marcus Rashford yang gagal kala menjadi eksekutor penalti saat Inggris kalah melawan Italia dalam adu penalti final Euro 2020 meminta maaf akibat kegagalannya. Namun Rashford menyatakan “tidak akan pernah meminta maaf terkait dari mana dirinya berasal” karena mendapat perlakuan secara rasis.

“Final setelah 55 tahun. 1 penalti gagal dan jadi sejarah. Yang bisa saya katakan hanyalah minta maaf. Saya tadinya berharap segalanya berjalan lain,” ujar Rashford seperti dikutip Antara, Selasa (13/7/2021).

Rashford yang bersama Jadon Sancho dan Bukayo Saka diturunkan sebagai pemain pengganti dan semuanya gagal mengeksekusi tendangan penalti kala Inggris kalah adu penalti 3-2 melawan Italia. Kemudian ketiganya jadi sasaran “serangan rasisme” melalui media sosial. Sebuah mural di kota asal Rashford di Withington dirusak dengan pesan-pesan yang memberikan dukungan kepada Rashford.

Pelecehan rasis ini kemudian mendorong polisi Inggris untuk melakukan investigas dan berbagai kecaman luas dari kapten dan manajer Inggris, keluarga kerajaan, para pemimpin agama dan politisi terhadap tindakan rasisme tersebut.

“Saya bisa menerima kritik atas penampilan saya, penalti saya yang tidak cukup baik, karena seharusnya masuk. Tapi saya tidak akan pernah meminta maaf atas siapa saya dan dari mana saya berasal,” tulis striker 23 tahun itu di akun Twitternya.

“Saya tidak merasakan momen yang lebih membanggakan daripada mengenakan seragam The Three Lions di dada saya dan menyaksikan keluarga saya menyemangati saya di antara puluhan ribu orang,” cuitnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button