Nusantara

Rakyat Papua Barat Ajukan 1.500 Rekomendasi Bintara Otsus Polri 2021

INDOPOSCO.ID – Lembaga kultur Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menetapkan 1.500 rekomendasi bagi Calon Siswa (Casis) Bintara Polri Program Afirmasi Otonomi Khusus atau Bintara Otsus Polri 2021 Papua Barat.

Penetapan 1.500 rekomendasi itu dalam rapat pleno luar biasa, di Manokwari, Minggu (18/7/2021), dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang dipimpin Ketua MRPB Maxsi Nelson Ahoren dihadiri dan disetujui 30 anggota MRPB peserta rapat pleno, di kantor MRPB, Kelurahan Sowi, Manokwari Barat.

Ketua MRPB Maxsi Nelson Ahoren mengatakan, 1.500 rekomendasi ditetapkan dan disesuaikan pula dengan kuota penerimaan tahun ini (1.500) Casis Bintara Otsus Polri 2021 yang diselenggarakan oleh Panitia Daerah Polda Papua Barat. “Rekomendasi MRPB sebagai legitimasi keaslian (kultur) 1.500 casis, berdasarkan tiga kategori (A, B dan C),” ujarnya.

Dia mengakui bahwa hasil rapat pleno penetapan rekomendasi 1.500 Casis Bintara Otsus itu akan dikawal terus hingga sidang kelulusan di Polda Papua Barat. “Sebanyak 1.500 Casis Bintara Otsus dalam rekomendasi ini adalah anak-anak asli Papua asal 13 kabupaten dan kota, sehingga tugas lembaga ini selanjutnya mengawal sampai pada sidang kelulusan panitia daerah Polda Papua Barat,” kata Maxsi.

Selanjutnya, Ketua Panitia Kerja (Panja) Bintara Otsus Polri 2021 MRPB Ismail Ibrahim Watora mengatakan, 1.500 rekomendasi tersebut akan diserahkan kepada Panitia Seleksi Polda Papua Barat sebelum sidang kelulusan.

“Setelah ditetapkan dalam rapat pleno MRPB, 1.500 rekomendasi ini kami (Panja MRPB, Red) akan menyerahkan kepada pihak Polda Papua Barat sebagai pertimbangan dalam sidang kelulusan nanti,” ujar Ismail.

Dia mengatakan, tiga kategori (A, B, dan C) dalam pemberian rekomendasi lembaga kultur ini merupakan kesepakatan antara Pemerintah Papua Barat, polda, dan lembaga MRPB sebagai representasi masyarakat adat, agama, dan perempuan dalam kerangka otonomi khusus (otsus).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button